IHSG Diprediksi Bergerak Tertahan di 5.873
Selasa, 01 Agustus 2017 - 07:44 WIB
IHSG Diprediksi Bergerak Tertahan di 5.873
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan bergerak mixed menguat tertahan pada range pergerakan 5.809-5.873.
Lanjar mengatakan, IHSG berhasil bertahan pada support MA25 dan melakukan pengujian pada resistance upper bollinger bands.
"Indikator Stochastic melaju kuat hingga mendekati area jenuh beli meskipun Indikator RSI yang cenderung terkonsolidasi pada middle oscillator," ujarnya di Jakarta, Selasa (1/8/2017).
Sementara, IHSG kemarin pun ditutup menguat 9,9 poin sebesar 0,17% di level 5.840,94 setelah sempat bergerak cenderung mixed sepanjang sesi perdagangan.
"Indeks sektor properti (+1,38%), trading (+1,21%) dan keuangan (1,08%) memimpin penguatan. Investor asing tercatat melakukan aksi net buy pertama sejak tiga minggu terakhir sebesar Rp335,98 miliar, namun secara bulanan di bulan Juli, investor asing tercatat net sell tertinggi tahun ini sebesar Rp7,02 triliun berbanding pada bulan yang sama tahun sebelumnya net buy sekitar Rp12,2 triliun," pungkasnya.
Saham yang dapat diperhatikan diantaranya AALI, ASII, BBRI, CPIN, MAPI, dan CTRA.
Lanjar mengatakan, IHSG berhasil bertahan pada support MA25 dan melakukan pengujian pada resistance upper bollinger bands.
"Indikator Stochastic melaju kuat hingga mendekati area jenuh beli meskipun Indikator RSI yang cenderung terkonsolidasi pada middle oscillator," ujarnya di Jakarta, Selasa (1/8/2017).
Sementara, IHSG kemarin pun ditutup menguat 9,9 poin sebesar 0,17% di level 5.840,94 setelah sempat bergerak cenderung mixed sepanjang sesi perdagangan.
"Indeks sektor properti (+1,38%), trading (+1,21%) dan keuangan (1,08%) memimpin penguatan. Investor asing tercatat melakukan aksi net buy pertama sejak tiga minggu terakhir sebesar Rp335,98 miliar, namun secara bulanan di bulan Juli, investor asing tercatat net sell tertinggi tahun ini sebesar Rp7,02 triliun berbanding pada bulan yang sama tahun sebelumnya net buy sekitar Rp12,2 triliun," pungkasnya.
Saham yang dapat diperhatikan diantaranya AALI, ASII, BBRI, CPIN, MAPI, dan CTRA.
(ven)
Lihat Juga :