Tarif Kapal Pesiar Didiskon, Targetkan Devisa USD480 Juta

Selasa, 01 Agustus 2017 - 14:22 WIB
Tarif Kapal Pesiar Didiskon,...
Tarif Kapal Pesiar Didiskon, Targetkan Devisa USD480 Juta
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menargetkan, akan ada tambahan devisa yang masuk ke Indonesia sebesar USD480 juta. Hal ini seiring keputusan pemerintah memberikan diskon tarif kapal pesiar (cruise) yang bersandar di pelabuhan di Indonesia sebesar 50%, dari USD40 ribu hingga USD50 ribu menjadi USD20 ribu.

Dia mengungkapkan, dengan adanya diskon tarif tersebut, maka jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang akan masuk ke Indonesia mencapai 400 ribu wisman. Sebelumnya, jumlah wisman yang masuk melalui jalur laut hanya sekitar 200 ribu wisman.

(Baca: Genjot Wisman, Tarif Bersandar Kapal Pesiar Diskon 50% )

"Jadi, untuk 400 ribu wisman sangat mudah. Dan itu bukan Kemenpar yang hebat, tapi memang potensinya yang besar. Potensinya sampai tiga juta, dan kita hanya dapat 200 ribu," katanya di Gedung Kemenko bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa (1/8/2017).

Arief menerangkan, satu orang wisman diperkirakan akan menghabiskan sekitar USD1.200 per satu kali kunjungan. Sehingga, Indonesia akan meraih devisa sekitar USD480 juta jika target 400 ribu wisman tercapai.

"Total cara menghitungnya mudah. 200 ribu dikalikan kalau dengan USD1.000 berarti USD200 juta. Ini dikalikan dengan USD1.200, satu orang spending USD1.200," imbuh dia.

Sementara, jumlah kapal pesiar yang masuk ke Indonesia tahun depan diharapkan mencapai 400 unit. Pelabuhan di Indonesia sendiri mampu menampung kapal pesiar yang memiliki kapasitas hingga 6.500 penumpang.

"Ya 400 cruise. Yang tertinggi akan datang itu 6.500 GT. Kira-kira 5.000 penumpang dan 1.500 kru," katanya.

Sekadar informasi, terdapat lima pelabuhan yang dikembangkan menjadi pelabuhan kapal pesiar di Indonesia, yakni Pelabuhan Belawan, Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Benoa, dan Pelabuhan Soekarno-Hatta di Makassar. Lima pelabuhan tersebut memberlakukan diskon tarif 50% untuk kapal pesiar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tumbuhkan Pariwisata,...
Tumbuhkan Pariwisata, Disbudpar Kota Batam Gelar Parekraf Festival
Pelesiran ke Batam,...
Pelesiran ke Batam, Tidak Afdol Kalau Belum Kunjungi Balerang Bridge
Usai Pandemi, Sektor...
Usai Pandemi, Sektor Pariwisata Diharapkan Pulih Lebih Cepat
GTF Bisa Jadi Tonggak...
GTF Bisa Jadi Tonggak Kebangkitan Industri Pariwisata Tanah Air
Wishnutama Dorong Agen...
Wishnutama Dorong Agen Wisata di Indonesia Miliki Platform Digital
Keberadaan Rumah Digital...
Keberadaan Rumah Digital Indonesia Bisa Jadi Etalase Destinasi Wisata Indonesia
Berita Terkini
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
11 menit yang lalu
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
1 jam yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
2 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
2 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
2 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
3 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved