ABM Investama Terbitkan Surat Utang USD300 Juta

Rabu, 02 Agustus 2017 - 23:48 WIB
ABM Investama Terbitkan...
ABM Investama Terbitkan Surat Utang USD300 Juta
A A A
JAKARTA - PT ABM Investama Tbk (ABMM) menetapkan penerbitan surat utang global (global bond) sebesar USD300 juta dengan jangka waktu lima tahun. Obligasi berdenominasi dolar Amerika Serikat yang pertama kali diterbitkan ini memiliki kupon sebesar 7,125% dengan term pembayaran kupon dua kali per tahun.

"Global bond ini berlaku mulai 1 Agustus 2017 dan jatuh tempo pada 1 Agustus 2022," kata Direktur Utama ABM Investama Andi Djajanegara dalam keterangan resmi, Rabu (2/8/2017).

Dia menjelaskan, nilai penerbitan global bond ditetapkan sebesar USD300 juta yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan saat ini, sekalipun permintaan yang masuk dari investor global mengalami kelebihan permintaan hingga USD1,1 miliar.

ABM menawarkan global bond ini ke sejumlah investor di Asia, Eropa dan Amerika Serikat. "Kami sangat surprised dengan besarnya respons investor terhadap penerbitan global bond ABM yang pertama kali ini. Tingginya kepercayaan investor ini memberi bukti bahwa business model yang diterapkan sudah tepat serta kinerja ABM sangat baik,” jelas Andi.

Dia menambahkan, minat besar investor terhadap global bond ABM ini juga sejalan dengan kepercayaan sejumlah lembaga pemeringkat global yang memberikan rating positif ini terhadap global bond ABM. Fitch Ratings telah memberikan peringkat “BB-“ dengan outlook stabil, Moody’s memberikan peringkat Ba3 juga dengan outlook stabil. Ini merupakan kali pertama kedua pemeringkat memberikan penilaian terhadap ABM.

Direktur Keuangan ABM Investama Adrian Erlangga menambahkan, hasil penerbitan global bond akan digunakan untuk melunasi seluruh pinjaman perbankan di ABM Investama sejalan dengan upaya Perusahaan untuk menurunkan hutang yang berkelanjutan. Selanjutnya, akuisisi tambang batubara yang siap produksi menjadi salah satu prioritas utama Perusahaan mengingat tambang adalah enabler dari sinergi diantara anak perusahaan di ABM.

Pada 2017, fokus ABM adalah terus memperkuat balance sheet melalui pemangkasan utang serta peningkatan utilisasi dan produktifitas aset dan peningkatan sinergi diantara anak usaha. Dengan struktur modal yang lebih kuat, ABM diharapkan akan memiliki daya tahan yang lebih kokoh dalam berbagai situasi bisnis, terutama dalam menghadapi kondisi pasar komoditas batubara yang fluktuatif," tutupnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
ABM Investama Perkuat...
ABM Investama Perkuat Pembangunan Berkelanjutan
Anak Usaha ABM Investama...
Anak Usaha ABM Investama Raih Kontrak Jasa Logistik dari Vale
Kementerian ESDM Beri...
Kementerian ESDM Beri Penghargaan ABM Investama Good Mining Practice
Praktikkan Kaidah Pertambangan...
Praktikkan Kaidah Pertambangan yang Baik, Grup ABM Raih Aditama
ABM Investama Kantongi...
ABM Investama Kantongi Kontrak Rp1,65 Triliun, Buat Apa?
Ekspor Batu Bara Diyakini...
Ekspor Batu Bara Diyakini Masih Akan Tumbuh Positif
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
3 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved