BRIsat Target Terkoneksi dengan 15 Ribu Jaringan

Kamis, 10 Agustus 2017 - 14:53 WIB
BRIsat Target Terkoneksi...
BRIsat Target Terkoneksi dengan 15 Ribu Jaringan
A A A
JAKARTA - Satelit milik PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) atau biasa disebut dengan BRIsat, menargetkan pada bulan Oktober 2017 jumlah jaringan kerja BRI yang terkoneksi dengan BRIsat bertambah hingga mencapai 15.000. Saat ini, BRISat telah terkoneksi dengan 10.000 jaringan kerja BRI yang tersebar di seluruh Indonesia.

Jaringan kerja tersebut terdiri dari jaringan konvensional (Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, BRI Unit dan Teras BRI), jaringan e-channel (ATM dan EDC) serta Teras BRI Kapal Bahtera Seva II dan III.

"Saat ini kecepatan transfer data di Kantor Cabang dan BRI Unit yang sudah menggunakan satelit minimal 2 Mbps dari sebelumnya yang hanya sekitar 128 kbps, ini tentunya meningkatkan kecepatan layanan kepada nasabah," kata Direktur Digital Banking & Strategy Bank BRI Indra Utoyo dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (10/8/2017).

Hingga kini pun kinerja in orbit BRIsat sesuai parameter yang diharapkan, baik daya listrik Solar Cell, baterai, daya pancar serta bahan bakarnya. Area layanan jaringan BRIsat dapat menjangkau seluruh pelosok Indonesia, seluruh wilayah Asia Tenggara, Jepang, Hong Kong dan pantai timur China.

BRIsat terdiri dari 45 transponder, dimana sebanyak 41 transponder dialokasikan untuk kepentingan Bank BRI sedangkan 4 transponder lainnya telah diserahkan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika RI selaku regulator.

Pada awal Juni 2017 lalu, Kemenkominfo telah menyerahkan keempat transponder tersebut kepada Mabes TNI, Polri, BIN, Bakamla dan Kemenkeu untuk mendukung optimalisasi kinerja Kementerian dan Lembaga Negara serta memberikan manfaat yang lebih strategis kepada Negara.

"Dari 41 transponder yang akan dipakai oleh Bank BRI, kini 30 transponder diantaranya telah terpakai. Kami targetkan di bulan Oktober 2017 seluruh 41 transponder telah terpakai seluruhnya, " jelas Indra Utoyo.

BRISAT yang diluncurkan pada 19 Juni 2016 lalu dari Kourou, French Guyana dan mengorbit geostationer di 150,5ยบ Bujur Timur dioperasikan langsung melalui Ground Control yang dibangun di Ragunan, Jakarta Selatan sekaligus difungsikan sebagai Primary Satellite Control Facility (PSCF) dan di Tabanan, Bali sebagai Backup Satellite Control Facility (BSCF).

Dengan dukungan BRIsat, masyarakat diharapkan dapat semakin merasakan meningkatnya fungsi financial intermediary Bank BRI sehingga pembangunan ekonomi menjadi lebih merata, menjangkau daerah-daerah terpencil yang selama ini belum tersentuh akses keuangan dan perbankan. "Semakin luasnya implementasi inklusi keuangan ini akan membuat keberadaan Bank BRI semakin dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat," tutupnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Presiden Jokowi Apresiasi...
Presiden Jokowi Apresiasi Peran BRI dalam Pengembangan UMKM Indonesia
Kolaborasi BRI dan Telkom...
Kolaborasi BRI dan Telkom Perkuat Layanan Satelit
BRI Hadirkan Virtual...
BRI Hadirkan Virtual Coaching Bagi Pelaku UMKM di Seluruh Indonesia
BRI Beri Tips Bertransaksi...
BRI Beri Tips Bertransaksi Aman Saat Lebaran
Investor Ritel Saham...
Investor Ritel Saham BRI Melesat Enam Kali Lipat Dalam Dua Tahun
BRI Sesuaikan Jam Operasional...
BRI Sesuaikan Jam Operasional Saat Ramadhan
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
4 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
5 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
7 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
7 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
7 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved