Wall Street Melompat Naik Saat Tensi Korut dan AS Mereda

Selasa, 15 Agustus 2017 - 08:29 WIB
Wall Street Melompat...
Wall Street Melompat Naik Saat Tensi Korut dan AS Mereda
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan awal pekan kemarin waktu setempat ditutup melompat naik, saat indeks S & P 500 mencetak keuntungan terbesar dalam satu hari. Bursa saham Amerika Serikat (AS) mendapatkan dorongan seiring meredanya kekhawatiran tentang konflik antara Amerika dan Korea Utara.

Saham teknologi memberikan kontribusi terbesar saat saham-saham seperti Apple (AAPL.O) tercatat meningkat 1,5%. Sedangkan sektor teknologi indeks S & P 500 juga berada di zona hijau dengan tambahan 1,6%.

Merendahnya kekhawatiran terhadap perang antara Korea Utara dan AS setelah pejabat AS turun tangan menjadi faktor utama reboundnya mayoritas indeks di Eropa dan tertekannya Treasury dan Asset Haven. "Kami punya penyesuaian untuk melihat situasi Korea, tapi mungkin memiliki efek kepada pasar," Wakil Presiden BB & T Wealth Management Hellwig Bucky.

Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 135,39 poin atau 0,62% menjadi 21.993,71 sedangkan indeks S & P 500 mendapatkan tambahan 24,52 poin atau 1,00% untuk berada di level 2.465,84. Angka ini menjadi ketiga kalinya tahun ini dimana S & P 500 diposting setidaknya mencetak keuntungan 1%. Komposit Nasdaq juga bertambah 83,68 poin atau 1,34% ke level 6.340,23.

Saham Snap Inc (SNAP. N) berakhir turun 6,5% setelah menyentuh posisi rendah di awal sesi, seperti yang dilaporkan bahwa sebagian besar investor di perusahaan media sosial bakal menjual saham mereka. Sementara saham Tesla (TSLA. O) naik 1,7% mengutip potensi sukses penjualan sedan model 3.

Catatan positif juga diraih Alibaba (BABA. N) yang memperoleh tambahan 1,9% ketika Pandora Media (P.N) melompat 2,9%. Sekitar 5,5 miliar saham diperdagangkan pada bursa saham AS kemarin atau masih di bawah rata-rata harian 6,3 miliar dalam 20 sesi, menurut data perdagangan Thomson Reuters.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
1 jam yang lalu
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
3 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
5 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
5 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
8 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved