Rupiah Kalah Lawan Euro dan USD pada Juli 2017

Selasa, 15 Agustus 2017 - 14:26 WIB
Rupiah Kalah Lawan Euro...
Rupiah Kalah Lawan Euro dan USD pada Juli 2017
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) sampai Juli 2017 mengalami depresiasi sebesar 0,28% di tingkat eceran.

Kepala BPS Ketjuk Suhariyanto mengungkapkan, level terendah depresiasi terjadi pada pekan kedua Juli 2017. "Rupiah terdepresiasi 0,28% terhadap USD pada Juli 2017 dengan nilai tukar Rp13.315 per USD," kata Ketjuk di kantornya, Jakarta, Selasa (15/8/2017).

Menurutnya, pada pekan kedua 2017 mencapai Rp13.349 per USD. Sedangkan level terendah terjadi di Jawa Timur yang mencapai Rp13.635 per USD pada pekan keempat Juli 2017.

"Maka, untuk rata-rata minggu keempat Juli terjadi depresiasi terhadap USD, dolar Australia dan Euro, tetapi apresiasi terhadap Yen, nilai tukar tertinggi di Papua, terendah di Jawa Timur," ungkap dia.

Kemudian terhadap dolar Australia, rupiah terdepresiasi 4,03% pada Juli 2017 atau di level Rp10.520 per dolar Australia. Untuk Yen terapresiasi 0,03% di Juli tahun ini menjadi Rp118,72 per yen Jepang.

Untuk euro terdepresiasi 3,15% dengan menjadi Rp15.468 per euro. "Sementara pergerakan Agustus minggu ke dua, rupiah alami apresiasi 0,10% terhadap USD, dolar Australia, tetapi terhadap yen dan euro depresiasi," terangnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Jelang Pengumuman Inflasi,...
Jelang Pengumuman Inflasi, Rupiah Sepertinya Menguat Nih!
Kepala BPS RI Siapkan...
Kepala BPS RI Siapkan Sensus Pertanian dan Canangkan Desa Cantik di Pangkep
Jumlah Orang Indonesia...
Jumlah Orang Indonesia Bepergian ke Luar Negeri Naik 55 Persen
Tumbuh 53 Persen, Oktober...
Tumbuh 53 Persen, Oktober 2021 Ekspor RI Capai Rp312 Triliun
BPS: Impor Indonesia...
BPS: Impor Indonesia Naik 1,64% di Juli 2022
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
46 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
Gandeng Huawei dan Xiaomi,...
Gandeng Huawei dan Xiaomi, Toyota Menyerah pada Raksasa Teknologi China?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved