Wall Street Berakhir Mulai Merangkak Naik

Kamis, 17 Agustus 2017 - 08:02 WIB
Wall Street Berakhir...
Wall Street Berakhir Mulai Merangkak Naik
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin waktu setempat berakhir sedikit lebih tinggi, di tengah kekhawatiran atas agenda Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Menjelang pertemuan Federal Reserve alias The Fed diperkirakan pembuat kebijakan khawatir seputar pelemahan inflasi.

Bursa saham AS cenderung stabil setelah merilis pertemuan Federal Reserve menunjukkan pembuat kebijakan semakin waspada tentang pelemahan inflasi. Atas hal itu beberapa pihak menyerukan dihentikannya kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Investor telah melihat ada sinyal dalam pembacaan inflasi di beberapa bulan terakhir, tetap berada di bawah target Fed 2%. Maka pembuat kebijakan memutuskan untuk tetap menjaga tingkat suku bunga acuan alias Fed rate tidak berubah pada pertemuan 25-26 Juli, lalu.

Indeks materials S & P naik saat hal yang sama terjadi untuk sebagian besar sektor dengan mendapatkan tambahan 0,9% mengikuti keuntungan tembaga dan logam. Hal itu memberikan dorongan cukup besar untuk mengangkat bursa saham AS berada dalam zona hijau.

Dow Jones Industrial Average (DJI) tercatat naik 25,88 poin atau 0,12% untuk berakhir di level 22.024,87 dan indeks S & P 500 memperoleh tambahan 3,5 poin atau 0,14% menjadi 2,468.11. Sedangkan komposit Nasdaq meningkat 12,10 poin yang setara dengan 0,19% ke posisi 6.345,11.

Di sisi lain saham yang mengalami pelemahan yakni Cisco Systems (CSCO. O) jatuh 2,3% setelah melaporkan hasil kuartalan. Sekitar 5,8 miliar saham diperdagangkan pada pasar saham AS kemarin waktu setempat, atau lebih rendah dibandingkan rata-rata harian 6,3 miliar dalam 20 sesi menurut data perdagangan Thomson Reuters.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
54 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
2 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
2 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved