Harga Emas Dunia Naik Tipis karena USD Terkendali
Kamis, 17 Agustus 2017 - 11:54 WIB
Harga Emas Dunia Naik Tipis karena USD Terkendali
A
A
A
BENGALURU - Harga emas dunia naik tipis pada perdagangan hari ini, memperpanjang kenaikan dari sesi sebelumnya. Penguatan harga emas ini karena USD tetap terkendali setelah beberapa menit dari pertemuan Federal Reserve pada Juli yang mengisyaratkan adanya kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (17/8/2017), harga emas dunia di pasar spot naik 0,4% menjadi USD1.287,21 per ons pada pukul 01.10 GMT, setelah pada hari sebelumnya naik hampir 1%. Sementara, harga emas AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember naik 0,8% menjadi USD1.293,30 per ons.
USD berada pada posisi defensif pada hari ini setelah adanya risalah rapat kebijakan terakhir Federal Reserve yang menunjukkan para pembuat kebijakan semakin waspada terhadap tingkat inflasi baru-baru ini dan dapat menunda kenaikan suku bunga.
Federal Reserve tampak semakin waspada terhadap inflasi yang lemah baru-baru ini dan beberapa meminta untuk menghentikan kenaikan suku bunga sampai adanya kejelasan bahwa tren tersebut bersifat sementara, menurut risalah rapat kebijakan bank sentral AS yang terakhir.
Bank sentral AS kira-kira berada pada titik tengah pada jalur saat ini untuk menormalisasi suku bunga karena ekonomi telah menunjukkan perbaikan lebih lanjut bahkan tanpa stimulus fiskal, Presiden Federal Reserve San Francisco John Williams mengatakan kepada televisi CNN.
Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (17/8/2017), harga emas dunia di pasar spot naik 0,4% menjadi USD1.287,21 per ons pada pukul 01.10 GMT, setelah pada hari sebelumnya naik hampir 1%. Sementara, harga emas AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember naik 0,8% menjadi USD1.293,30 per ons.
USD berada pada posisi defensif pada hari ini setelah adanya risalah rapat kebijakan terakhir Federal Reserve yang menunjukkan para pembuat kebijakan semakin waspada terhadap tingkat inflasi baru-baru ini dan dapat menunda kenaikan suku bunga.
Federal Reserve tampak semakin waspada terhadap inflasi yang lemah baru-baru ini dan beberapa meminta untuk menghentikan kenaikan suku bunga sampai adanya kejelasan bahwa tren tersebut bersifat sementara, menurut risalah rapat kebijakan bank sentral AS yang terakhir.
Bank sentral AS kira-kira berada pada titik tengah pada jalur saat ini untuk menormalisasi suku bunga karena ekonomi telah menunjukkan perbaikan lebih lanjut bahkan tanpa stimulus fiskal, Presiden Federal Reserve San Francisco John Williams mengatakan kepada televisi CNN.
(izz)
Lihat Juga :