Dua Dewan Penasihat Bisnis Bubar, Dewan Infrastruktur Trump Mandek

Jum'at, 18 Agustus 2017 - 14:45 WIB
Dua Dewan Penasihat...
Dua Dewan Penasihat Bisnis Bubar, Dewan Infrastruktur Trump Mandek
A A A
WASHINGTON - Rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk membentuk dewan penasihat untuk infrastruktur bakal berjalan mandek, setelah sebelumnya diumumkan pembubaran dua dewan penasihat bisnis. Langkah tersebut menyusul mundurnya beberapa CEO, yang memprotes komentar Trump di akhir pekan soal kerusuhan Virginia.

Seperti dilansir BBC, Jumat (18/8/2017) Trump tengah menerima tekanan dari para pemimpin bisnis, terkait pernyataan yang tidak hanya menyalahkan white supremacist, tapi juga aktivis anti rasisme yang menentang mereka. Menurut seorang pejabat Gedung Putih menyatakan, dewan infrastruktur yang masih sedang dibentuk tidak akan bergerak maju.

Trump dalam sebuah pertemuan executive bulan lalu menandatangani kesepakatan untuk menciptakan dewan penasihat infrastruktur untuk menghabiskan sekitar USD1 triliun ke sektor infrastruktur. Diterangkan dana besar tersebut nantinya bakal digunakan untuk pembuatan hingga perbaikan jalan, jembatan dan bandara untuk menjadi bagian penting dari agenda legislatif.

Namun pada tengah pekan kemarin, Rabu (16/8) Trump terpaksa membubarkan dua dewan penasihat bisnis Gedung Putih di tengah keluarnya para kepala eksekutif. American Manufacturing Council dan Strategic and Policy Forum resmi bubar dimana anggota kedua dewan penasihat ini adalah para pemimpin perusahaan besar AS. Ada delapan CEO yang mundur dari dewan penasihat sejak awal pekan kemarin.

Paling akhir adalah CEO Campbell Soup Denise Morrison dan CEO 3M Inge Thulin. CEO Blackstone Group, Stephen Schwarzman mengepalai Strategic and Policy Forum. Schwarzman adalah sekutu dekat Trump di dunia bisnis. "Daripada memberi tekanan pada pebisnis di Dewan Manufaktur dan Strategi & Forum Kebijakan, saya akan mengakhiri kedua," kata Trump di Twitter.

Sebelumnya Trump merencanakan bakal menarik anggota Dewan Penasehat Infrastruktur dari kalangan real estat, konstruksi dan bagian lain dari ekonomi. Pada awal tahun Ia juga sempatkan mengatakan panel akan dipimpin oleh pengembang properti terkenal dua New York. Sementara BBC mengungkapkan perwakilan untuk para pengembang, Steve Roth Vornado Realty Trust dan Richard LeFrak dari LeFrak, tidak dapat dihubungi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Klaim Pengangguran AS...
Klaim Pengangguran AS Ditaksir Capai 20 Juta Orang Imbas Corona
Ekonomi AS Diperkirakan...
Ekonomi AS Diperkirakan Mulai Pulih di Paruh Kedua 2020
Tujuh Kebijakan Ekonomi...
Tujuh Kebijakan Ekonomi yang Akan Diambil Joe Biden
Ekonomi AS Panas Dingin...
Ekonomi AS Panas Dingin Diterpa Panasnya Suasana Pemilihan Presiden
Wall Street Ditutup...
Wall Street Ditutup Jatuh Terseret Pelemahan Saham Keuangan
Aliran Modal Keluar...
Aliran Modal Keluar Terbesar dalam 40 Tahun, Bank-bank AS Kehilangan Rp7.003 Triliun
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
36 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
50 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved