Rupiah Berhasil Dibuka Menguat Saat Yen Keok Lawan USD

Senin, 21 Agustus 2017 - 10:10 WIB
Rupiah Berhasil Dibuka...
Rupiah Berhasil Dibuka Menguat Saat Yen Keok Lawan USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka kembali menguat dibanding penutupan akhir pekan kemarin. Kondisi ini di tengah melemahnya yen terhadap USD.

Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah pagi ini dibuka membaik ke level Rp13.355/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah meningkat dari posisi sebelumnya Rp13.368/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg, pagi ini dibuka pada level Rp13.357/USD atau lebih baik dari penutupan sebelumnya pada posisi Rp13.362/USD. Rupiah tampaknya terus bergerak menguat ke level Rp13.354/USD pada pukul 10.01 WIB dengan kisaran harian Rp13.349-Rp13.360/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah dibuka menguat ke posisi Rp13.359/USD atau mulai pulih dibandingkan sebelumnya yang berakhir di level Rp13.361/USD. Namun, pada pukul 10.02 WIB rupiah tampak semakin menguat ke level Rp13.353/USD dengan kisaran level Rp13.346-Rp13.362/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, pada perdagangan awal pekan ini, rupiah menguat ke posisi Rp13.352/USD. Rupiah terlihat lebih baik dibandingkan penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.361/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Senin (21/8/2017) USD naik tipis di awal perdagangan Asia pada hari ini, bergerak dengan tentatif dari level terendah empat bulan terhadap yen pada sesi sebelumnya karena kekhawatiran bahwa perubahan personil Gedung Putih akan mengganggu kemampuan Presiden Donald Trump untuk lulus reformasi pajak dan tindakan stimulus.

Investor melihat ke depan ke simposium bank sentral Federal Reserve AS di Jackson Hole, Wyoming pada Kamis dan Jumat.

USD terhadap yen naik 0,1% pada level 109.265, setelah tergelincir serendah 108.605 terhadap yen pada Jumat, terendah sejak akhir April. Ini sebagian besar mengabaikan indeks sentimen konsumen University of Michigan, meningkat menjadi yang terkuat dalam tujuh bulan pada awal Agustus, yang mencerminkan kepercayaan pada prospek ekonomi dan keuangan pribadi karena pasar saham AS bertahan mendekati rekor tertinggi.

Sementara, euro terhadap USD tercatat stabil pagi hari ini di level 1,1751 dan terhadap yen berada di level 128,39. Indeks USD yang mengukur mata uangnya terhadap enam mata saingan utama, naik 0,1% menjadi 93,477.

Spekulan mengurangi taruhan negatif mereka terhadap USD pekan ini menjadi USD8,84 miliar dari USD10,23 miliar pada pekan terakhir hingga 15 Agustus, perhitungan Reuters berdasarkan data Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi ditunjukkan pada Jumat.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
1 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
2 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
2 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
8 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
8 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
9 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved