Penguatan Rupiah Diprediksi Tertahan

Selasa, 22 Agustus 2017 - 08:25 WIB
Penguatan Rupiah Diprediksi...
Penguatan Rupiah Diprediksi Tertahan
A A A
JAKARTA - Mulai adanya kenaikan pada laju rupiah diharapkan dapat kembali terjadi dan berlanjut pada perdagangan hari-hari berikutnya.

Masih rendahnya pergerakan euro dan USD karena sentimen masing-masing setidaknya memberikan ruang bagi rupiah untuk dapat bergerak naik. "Namun, tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat menahan potensi penguatan tersebut," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (22/8/2017).

Diperkirakan Reza, rupiah akan bergerak dengan kisaran level support Rp13.370/USD dan resisten Rp13.339/USD. Sementara, meski pemerintah menunda untuk menyampaikan Paket Kebijakan Ekonomi XVI, namun laju rupiah mampu untuk berbalik menguat dibandingkan perkiraan sebelumnya yang berpotensi melanjutkan pelemahannya.

Sebelumnya dalam paket XV, diatur untuk pengembangan usaha dan daya saing penyedia jasa logistik nasional. Sementara, paket kebijakan ekonomi XVI akan berkaitan dengan penguatan peran Indonesia National Single Window (INSW) dan penyederhanaan tata niaga barang.

Dalam paket XVI akan memperjelas peran dua tema tersebut dalam menekan biaya logistik dan meningkatkan daya saing. Penguatan rupiah diperkirakan terjadi seiring respons terhadap pernyataan Menteri Keuangan bahwa defisit RAPBN sebesar 2,19% terhadap PDB ditujukan untuk menciptakan APBN yang semakin sehat.

"Selain itu, bersamaan dengan melemahnya laju USD karena sentimen pengunduran diri sejumlah staf kepresidenan Presiden Trump. Bahkan, laju EUR pun juga melemah seiring belum adanya tanda-tanda kebijakan moneter baru dari ECB," terang dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved