Pemerintah Perlu Kerja Keras Tembus Pertumbuhan Ekonomi 5,4%

Selasa, 22 Agustus 2017 - 14:04 WIB
Pemerintah Perlu Kerja...
Pemerintah Perlu Kerja Keras Tembus Pertumbuhan Ekonomi 5,4%
A A A
JAKARTA - Target pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dipatok pemerintah sebesar 5,4% pada 2018 dinilai membutuhkan kerja keras, mengingat pergerakan stagnan sepanjang tahun ini. Menurut Center Indonesia Taxation Analysis (CITA) target pertumbuhan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2018 cukup moderat, meski optimistis.

(Baca Juga: Nota Keuangan RAPBN 2018, Jokowi Target Ekonomi RI Tumbuh 5,4% )

Namun, Direktur Eksekutif CITA Yustinus Prastowo mengungkapkan, sejak anjloknya harga komoditas, pertumbuhan ekonomi Indonesia terus mengalami perlambatan hingga tumbuh di bawah 5% pada tahun 2015. Namun, di tahun berikutnya ekonomi Indonesia kembali meningkat dengan mencatatkan pertumbuhan sekitar 5%.

"Di tengah pencarian titik keseimbangan baru dalam perekonomian global maupun dinamika politik di Amerika Serikat (AS). Pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali meningkat di 2016 dengan mencatatkan pertumbuhan ekonomi 5%," katanya dalam sebuah diskusi di Tjikini Lima, Jakarta, Selasa (22/8/2017).

Kemudian, sambung dia tahun ini pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sekitar 5,2%. Sayangnya, Yustinus ragu target tersebut akan tercapai jika melihat realisasi pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama dan kuartal kedua 2017 yang mengalami stagnansi di 5,01%. "Sulit bagi pemerintah untuk mengejar target pertumbuhannya itu," imbuh dia.

Dengan mempertimbangkan kinerja ekonomi di tahun ini, katanya, pemerintah tentunya harus bekerja lebih keras jika ingin target pertumbuhan ekonomi 2018 sebesar 5,4% tercapai. Terlebih, dampak dari pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan pemerintah baru dirasakan signifikan setelah 2019. "Tentunya, untuk mencapai target pertumbuhan tersebut pemerintah harus bekerja lebih keras lagi," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Jokowi: Ekonomi...
Ramalan Jokowi: Ekonomi RI Tahun 2022 Tumbuh 5,5%
Perry Warjiyo Lebih...
Perry Warjiyo Lebih Pede dari Pemerintah Soal Pertumbuhan Ekonomi RI di 2021
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
8 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
9 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
10 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
11 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
11 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
12 jam yang lalu
Infografis
5 Jurus Prabowo Percepat...
5 Jurus Prabowo Percepat Penciptaan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved