DPR Ragu Target Penerimaan Cukai Tahun Depan Tercapai

Selasa, 22 Agustus 2017 - 18:31 WIB
DPR Ragu Target Penerimaan...
DPR Ragu Target Penerimaan Cukai Tahun Depan Tercapai
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR Eva Kusuma Sundari meragukan akan tercapainya target penerimaan cukai yang ditetapkan pemerintah pada tahun depan. Pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2018, pemerintah menargetkan penerimaan cukai sekitar Rp155,4 triliun.

Alasan dia, tidak tercapainya target penerimaan cukai tahun depan karena basis perhitungan dalam RAPBN 2018 keliru. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menggunakan basis perhitungan 12 bulan, sementara dengan adanya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 57 tahun 2017, pemerintah memberikan kesempatan bagi pabrikan yang memproduksi setelah 16 Desember 2017 bisa membeli pita cukai untuk dua bulan kedepan.

"Menkeu hitungannya 12 bulan, tapi ini hanya 11,5 bulan. Sudah kelihatan cukai tidak akan tercapai, kecuali ada terobosan," katanya dalam sebuah diskusi di Tjikini Lima, Jakarta, Selasa (22/8/2017).

Sejatinya, kata dia, banyak peluang eksensifikasi pajak termasuk cukai. Salah satunya dengan mengenakan cukai terhadap barang dari plastik. Sayangnya, hingga saat ini terobosan tersebut masih sekadar wacana dan tak kunjung terealisasi.

"Padahal cukai plastik ini sangat populer di dunia maju, karena ekses negatif plastik yang mengganggu lingkungan. Sehingga banyak negara maju mulai ketat kenakan cukai pada plastik," imbuh dia.

Kemudian, lanjutnya, pajak yang belum dieksplor adalah transaksi internet. Padahal, transaksi di internet saat ini semakin meningkat seiring dengan banyaknya masyarakat yang beralih untuk berbelanja online.

"Dua minggu terakhir, kita mendiskusikan apa daya beli menurun gara-gara Glodok sepi. Ternyata kan ditemukan gejala perpindahan transaksi. Dan ini belum dikenakan kebijakan apapun. Di internal domestik, belum ada kebijakannya. Ini wilayah yang bisa mengkompensasi dugaan tidak tercapainya cukai. Transaksi internet luar biasa meningkat," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Polemik Barang Kena...
Polemik Barang Kena Cukai di Indonesia
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Kenaikan Cukai Rokok...
Kenaikan Cukai Rokok Berpotensi Matikan Industri Rokok Kecil
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi Tembakau, Penyederhanaan Struktur Tarif Cukai Perlu Jadi Pilihan
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
Operasi Gempur Rokok...
Operasi Gempur Rokok Ilegal Bakal Sehatkan Industri Hasil Tembakau
Berita Terkini
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
24 menit yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
32 menit yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
2 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
3 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Cuti Bersama...
Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved