Forum Rektor Indonesia Diskusikan Ekonomi Pancasila

Sabtu, 26 Agustus 2017 - 00:08 WIB
Forum Rektor Indonesia...
Forum Rektor Indonesia Diskusikan Ekonomi Pancasila
A A A
YOGYAKARTA - Forum Rektor Indonesia (FRI) kembali menggelar diskusi panel Sistem ekonomi Pancasila. Acara yang digelar di kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Jumat (25/8/2017)

Diskusi ini menghadirkan narasumber mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier, Ketua Pokja Ekonomi Pancasila FR, Edy Suandi Hamid, Direktur Indef Enny Sri Hartati, dan juga pengamat ekonomi Aviliani. Diskusi dibuka oleh Ketua Dewan Pertimbangan FRI Rohmad Wahab yang juga mantan Rektor UNY.

"Diskusi ini untuk memperkuat sistem ekonomi Pancasila guna mengatasi ketimpangan ekonomi," jelas Kasiyarno, rektor UAD yang menjadi penyelenggara. Diskusi panel sendiri diikuti puluhan rektor dari perwakilan PTN dan PTS yang ada di Indonesia. Termasuk sejumlah sarjana ekonomi yang tergabung dalam Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia.

Menurut Kasiyarno, FRI memilii anggota sekitar 4.400 kampus. Melalui diskusi seperti ini diharapkan mampu menjadikan kampus sebagai gerakan untuk mengatasi kemiskinan. Sehingga peran kampus akan lebih luas disamping tugas utama untuk memajukan sistem pendidikan.

"PTN dan PTS ini akan menjadi agen perubahan. Sedangkan forum ini akan menjadi organ penting dalam mewujudkan sistem ekonomi Pancasila," tuturnya.

Rohmad Wahab mengatakan tema yang diangkat sangat sesuai dengan kelompok kerja ekonomi Pancasila. Dalam FRI sendiri banyak sekali dibentuk berbagai pokja sesuai dengan kondisi bangsa. "Melalui diskusi ini diharapkan muncul ide-ide konstruktif untuk menjadi masukan bagi presiden dan menteri," terangnya.

Mantan Rektor UNY ini melihat, sistem ekonomi Pancasila sebenarnya sudah muncul sejak zaman Orde Baru dengan gerakan koperasi. Belakangan ini muncul juga ekonomi syariah yang juga bagian dari ekonomi Pancasila yang menjadi penjabaran dari Sila Pertama.

"Tidak hanya ekonomi kerakyatan, namun bagaimana ekonomi Pancasila dibangun atas dasar sila-sila dalam Pancasila," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
ISEI Beri 3 Usulan Dukung...
ISEI Beri 3 Usulan Dukung Pemulihan Ekonomi dari Pandemi Covid-19
Tantangan Sarjana Ekonomi...
Tantangan Sarjana Ekonomi Makin Berat, Ini Tips dari Ketua ISEI Surabaya
Kata Ali Masykur Musa...
Kata Ali Masykur Musa soal Covid-19: New Life and New Civilization
ISEI Beri Donasi Rp530...
ISEI Beri Donasi Rp530 Juta untuk RS Darurat Covid-19
Mahasiswa Diajak Berwirausaha...
Mahasiswa Diajak Berwirausaha di Usia Muda Melalui HOKI
Kongres ISEI XXII, Mencari...
Kongres ISEI XXII, Mencari Ketua ISEI yang Mampu Melakukan Transformasi Ekonomi Berkelanjutan
Berita Terkini
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
10 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
43 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved