Jatim dan Thailand Pererat Kerja Sama Perdagangan

Selasa, 29 Agustus 2017 - 16:42 WIB
Jatim dan Thailand Pererat...
Jatim dan Thailand Pererat Kerja Sama Perdagangan
A A A
SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Thailand sepakat mempererat kerja sama guna meningkatkan kinerja perdagangan kedua belah pihak.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menunjukkan, selama lima tahun berturut-turut, kinerja perdagangan Jatim dengan negeri Gajah Putih tersebut selalu defisit.

Hingga Juli 2017, ekspor Jatim ke Thailand sebesar USD310 juta dan impor mencapai USD444 juta. Begitu pula pada 2016, ekspor sekitar USD425 juta dan impor USD887 juta dam pada 2015 juga defisit di mana ekspor Jatim USD404 juta dengan nilai impor dari Thailand USD863 juta.

Selanjutnya pada 2014, ekspor mencapai USD521 juta dan impor USD1 miliar. Lalu pada 2013, ekspor mencapai USD472 juta dan impor USD904 juta.

"Sejauh ini komoditas dari Jatim yang ekspor ke Thailand adalah buah-buahan," kata Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf usai menerima kunjungan Duta Besar Thailand untuk Indonesia, Pitchayaphant Charnbhumido di ruang kerjanya, Surabaya, Selasa (29/8/2017).

Gus Ipul, panggilan akrab Saifullah Yusuf berharap, semakin banyak buah-buahan yang bisa diekspor ke Thailand, salah satunya manggis. Menurutnya, potensi ekspor buah-buahan ke Thailand masih terbuka lebar mengingat warga dari negara tersebut suka dengan buah dari Indonesia, terutama dari Jatim.

Selain itu, dia juga meminta agar Thailand bisa membangun pabrik pengolahan kelapa di Jatim. "Kelapa itu banyak yang diekspor ke Thailand. Makanya, dari pada diolah di Thailand, lebih baik diolah di Jatim saja. Ke depan, kami berharap neraca perdagangan antara Jatim dengan Thailand bisa berimbang," jelas dia.

Kontribusi impor Thailand setiap tahunnya fluktuatif. Pada 2013, Thailand menjadi negara nomor enam terbesar dalam kontribusi terhadap total impor dan pada 2014 melorot menjadi nomor delapan.

Pada 2015, kembali melorot menjadi nomor sembilan. Lalu di pada 2016 naik di nomor 8 dan di 2017 hingga Juli naik lagi menjadi nomor tujuh.

"Dari sisi infrastruktur dan keamanan, kami sangat siap untuk menerima investor dari Thailand. Nah, kami berharap ke depan lebih banyak lagi pengusaha Thailand yang berinvestasi di Jatim," tutur Gus Ipul.

Sementara itu, Duta Besar Thailand untuk Indonesia, Pitchayaphant Charnbhumido mengaku, Indonesia, khususnya Jatim memiliki potensi sangat besar, baik sumber daya alam (SDA) maupun sumber daya manusia (SDM).

SDA misalnya, ada banyak potensi wisata, seperti Gunung Bromo dan wisata alam lainnya. Kemudian dari sisi agribisnis, banyak buah-buahan yang bisa diekspor ke Thailand. "Ke depan, kami ingin meningkatkan kerja sama dalam bidang pengembangan kewirausahaan, khususnya di bisnis digital," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
ASEAN, China, Jepang...
ASEAN, China, Jepang Bersatu Siap Kuasai Ekonomi
Luhut Temui Bos Bank...
Luhut Temui Bos Bank Ekspor-Impor AS, Pendanaan USD750 Juta Dikantongin
Kolaborasi DKI Jakarta-Jawa...
Kolaborasi DKI Jakarta-Jawa Timur Berbalut Misi Dagang dan Investasi
Kemendag Sayangkan Ekspor...
Kemendag Sayangkan Ekspor Indonesia ke Finlandia yang Cenderung Menurun
Jokowi-PM Albanese Bahas...
Jokowi-PM Albanese Bahas Ekspor Mobil CBU hingga SDM
Sertifikasi Bikin Seret...
Sertifikasi Bikin Seret Ekspor, Kemendag Lakukan Lobi-lobi
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
5 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
6 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
8 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
8 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
8 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved