BI Terapkan Penggunaan Satu Kartu untuk Semua Moda Transportasi

Rabu, 06 September 2017 - 12:24 WIB
BI Terapkan Penggunaan...
BI Terapkan Penggunaan Satu Kartu untuk Semua Moda Transportasi
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) akan menerapkan penggunaan satu kartu atau uang elektronik untuk semua pembayaran transportasi baik moda transportasi darat, laut, udara dan kereta api termasuk parkir dan jalan berbayar.

"Kalau dulu satu moda transportasi hanya bisa melayani empat uang elektronik, kartunya beda-beda, sekarang semua bisa. Satu kartu, tapi harus berbasis teknologi SAM (Secure Acces Module) multiapplet," kata Gubernur BI Agus Martowardojo dalam sambutannya pada acara penandatanganan nota kesepahaman di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (6/9/2017).

Nantinya, pelaksanaan integrasi pembayaran tersebut awalnya akan dimulai dari wilayah Jabodetabek dahulu, karena dianggap menjadi cerminan moda transportasi yang berbeda-beda dan lalu lintas atau komuter yang cukup tinggi dalam sehari.

"Komitmen integrasi ini diharapkan bisa meningkatkan efisiensi layanan publik melalui penerapan pembayaran secara nontunai. Selain itu, ini menjadi sangat penting, mengingat besarnya tuntutan akan layanan pembayaran yang semakin aman, lancar, dan efisien, seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi," tutur Agus.

Selain itu, untuk mendorong pelaksanaan integrasi oleh seluruh pihak terkait, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BI dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan kesepakatan bersama antara BPTJ dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan seluruh operator pengelola moda transportasi yang beroperasi di wilayah Jabodetabek.

Moda transportasi tersebut yaitu Perum Damri, Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta, PT KAI Commuter Jabodetabek, PT Jakarta Propertindo, PT Transportasi Jakarta, PT Mass Rapid Transit Jakarta, PT Railink.

Kesepakatan ini akan mengikat operator pengelola moda transportasi yang beroperasi di wilayah Jabodetabek untuk ikut serta berkomitmen dalam rencana integrasi sistem pembayaran elektronik transportasi antar moda di wilayah Jabodetabek.

"Ke depannya moda transportasi ini akan dibuat lebih efisien agar bisa membuat layanan publik lebih baik. Ini satu langkah maju dari gerakan nasional nontunai, yang semula dimulai di bansos, elektronifikasi jalan tol, dan sekarang masuk di transportasi, tapi di lingkungan Jabodetabek karena di sini adalah cerminan moda transportasi yang beragam," tutur dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gerakan Nasional Non...
Gerakan Nasional Non Tunai
BI Tutup Seluruh Operasional...
BI Tutup Seluruh Operasional Saat Pemilu, Akses Hanya Non Tunai BI Fast
Transportasi Kembali...
Transportasi Kembali Beroperasi, Bank DKI Ajak Masyarakat Gunakan Transaksi Non Tunai
Transportasi Kembali...
Transportasi Kembali Normal, Bank DKI Ajak Masyarakat Transaksi Nontunai
Apa Benar Uang Baru...
Apa Benar Uang Baru Bertentangan dengan Gerakan Non Tunai? Simak Penjelasan Ekonom!
Kolaborasi Berbasis...
Kolaborasi Berbasis Transportasi Modern Terintegrasi, Bank DKI: Edukasi Pelajar Transaksi Non Tunai
Berita Terkini
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
7 menit yang lalu
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
27 menit yang lalu
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
9 jam yang lalu
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
9 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
9 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
9 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved