Pergerakan Rupiah Diramal Kembali Variatif

Kamis, 07 September 2017 - 08:20 WIB
Pergerakan Rupiah Diramal...
Pergerakan Rupiah Diramal Kembali Variatif
A A A
JAKARTA - Harapan akan bertahannya rupiah di zona hijau tampaknya tidak cukup kuat, sehingga kembali melemah. Pergerakan rupiah pun cukup rentan kembali terjadinya pelemahan seiring belum adanya sentimen yang dapat menghalau berbagai sentimen negatif.

"Tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat pergerakan rupiah kembali variatif," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (7/9/2017).

Dia memperkirakan, rupiah akan bergerak dengan kisaran level support Rp13.343/USD dan resisten Rp13.327/USD. Sementara, meski pergerakan USD kembali mengalami pelemahan terhadap yen dan SwissFranc seiring kembali meningkatnya kekhawatiran akan tensi geopolitik di semenanjung Korea dan imbas pernyataan The Fed di mana laju inflasi AS masih tertahan, namun tidak cukup membantu laju rupiah untuk kembali menguat.

Meningkatnya permintaan atas mata uang hard currency yang bersifat safe haven tersebut berimbas cukup negatif pada rupiah, sehingga mengurangi peluangnya untuk bertahan di zona positif.

"Sementara itu, komentar Menkeu Sri Mulyani yang menyampaikan perlunya mewaspadai risiko global yang dapat memengaruhi kondisi perekonomian nasional dan pencapaian target pembangunan pada 2018, meski sebagai hal positif untuk berjaga-jaga. Namun, tidak cukup direspons positif pelaku pasar yang menilai rupiah akan kembali rentan tertekan," tuturnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
5 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
6 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
6 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Memperpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved