Indonesia Harus Tetap Jadi Produsen Sawit Terbesar Dunia

Jum'at, 08 September 2017 - 07:13 WIB
Indonesia Harus Tetap...
Indonesia Harus Tetap Jadi Produsen Sawit Terbesar Dunia
A A A
JAKARTA - Pertemuan tingkat tinggi para pemangku kepentingan di Markas PBB New York, Amerika Serikat, menjadi milestone bagi sektor kelapa sawit Indonesia. Di forum ini, pemerintah dan dunia usaha satu suara menegaskan posisi Indonesia terkait pengembangan sektor kelapa sawit yang berkelanjutan.

"Penguatan ISPO adalah komitmen nyata dari pemerintah dan dunia usaha di Indonesia untuk membangun sektor perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan," kata Deputi Bidang Pangan dan Pertanian Kementerian Perekonomian Musdalifah Mahmud dalam keterangan yang diterima SINDOnews, Kamis (7/9/2017).

Poin yang akan dicapai dalam forum dunia yang dihadiri sekitar 300 delegasi dari berbagai negara tersebut, bagaimana dunia bisa menyeimbangkan kebutuhan produksi dengan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan.

Selain Musdalifah, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono juga berbicara dalam forum tersebut. Musdalifah berharap, pertengahan tahun depan, poin-poin terkait penguatan ISPO (Indonesian Palm Oil Plantation) bisa dipenuhi.

ISPO adalah standar keberlanjutan yang bersifat wajib bagi perkebunan kelapa sawit Indonesia. "Penguatan ISPO adalah momentum untuk meningkatkan standar keberlanjutan sektor kelapa sawit Indonesia sampai pada tingkat yang bisa diterima dunia," kata Musdalifah.

Dalam paparannya, Joko Supriyono menegaskan bahwa dunia usaha di Indonesia berkomitmen untuk mencapai tata kelola perkebunan kelapa sawit yang ramah lingkungan. Saat ini, dunia usaha dan pemerintah bahu-membahu bagaimana meningkatkan produktivitas tanaman kelapa sawit, khususnya bagi petani (small holders).

"Alih-alih melakukan ekspansi lahan, kami berfokus pada upaya meningkatkan produktivitas tanaman," kata Joko. Ia menambahkan, di tengah tuntutan akan keberlanjutan, Indonesia tetap harus menjaga posisinya sebagai produsen minyak sawit terbesar dunia.

“Tentu saja produsen minyak sawit terbesar dan paling berkelanjutan,” kata Joko. Selain dari Indonesia, dalam forum UNDP ini, juga hadir sebagai pembicara antara lain Menteri Pertanian Liberia Seklau E. Wiles, Wakil Menteri Pertanian bidang Peternakan Paraguay Marcos Medina, dan Presiden Sociedade Rural Brasil Marcelo Vieira.

Paparan Joko Supriyono mendapat sambutan yang positif dari para audiens termasuk dari UNDP (Badan PBB untuk Program Pembangunan). "Kita tahu bagaimana sektor kelapa sawit mendapat sorotan terkait isu deforestasi hingga kebakaran lahan. Kita sudah mendengar bagaimana pemerintah dan dunia usaha di Indonesia berkomitmen untuk menyeimbangkan antara kepentingan ekonomi dan lingkungan," kata Andrew Bovarnick, global head UNDP, yang menjadi pemandu diskusi.

Selain sektor perkebunan kelapa sawit di Indonesia, pertemuan tingkat tinggi United Nations Development Program ini juga membahas isu keberlanjutan di Liberia, Paraguay, dan Brasil.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekspor Minyak Sawit...
Ekspor Minyak Sawit di Januari 2021 Capai 2,86 Juta Ton
SPKS Dukung Pembentukan...
SPKS Dukung Pembentukan Satgas Peningkatan Tata Kelola Industri Kelapa Sawit
Perhimpunan Eropa: Jawab...
Perhimpunan Eropa: Jawab Tantangan Sustainability pada Industri Sawit Indonesia
Industri Minyak Nabati...
Industri Minyak Nabati Dukung Penerapan Tarif Pungutan Ekspor Sawit
Musim Kemarau 2021 Diprediksi...
Musim Kemarau 2021 Diprediksi Normal, Produksi Sawit Bisa Capai 55,69 Juta Ton
Indonesia Masih Jadi...
Indonesia Masih Jadi Eksportir Minyak Sawit Terbesar di Dunia
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
44 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
58 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved