Pengembang Didorong Bangun Properti di Nepal

Jum'at, 15 September 2017 - 01:37 WIB
Pengembang Didorong...
Pengembang Didorong Bangun Properti di Nepal
A A A
JAKARTA - Perusahaan konstruksi dan properti nasional didorong untuk berinvestasi di Nepal. "Dalam waktu dekat, sejumlah pengembang nasional yang tergabung di REI akan kami ajak melihat peluang investasi properti di negara berpenduduk 28 juta jiwa tersebut," ujar Konjen Kehormatan Nepal untuk Indonesia, Bally Saputra Datuk Janosati di Jakarta Rabu (13/9/2017).

Bally mengatakan, kebutuhan rumah di Nepal masih cukup tinggi, dengan harga jual yang lebih mahal dibandingkan Indonesia. "Ini adalah kesempatan bagi pengusaha properti Indonesia. Sekarang Nepal masih butuh banyak rumah, di samping peluang pengembangan resor, hotel, apartemen dan rumah sakit," papar dia.

Sementara itu, beberapa investor Nepal juga sedang melirik Yogyakarta khususnya kawasan di sekitar Candi Borobudur untuk dibangun hotel. Untuk perdagangan, Nepal membutuhkan banyak souvenir khas untuk dijual kepada wisatawan yang datang ke negeri yang sebagian besar wilayahnya berada di lereng Pegunungan Himalaya tersebut.

Indonesia dengan dukungan industri kreatifnya yang cukup maju, ujar Bally, memiliki peluang besar untuk memasok kebutuhan barang suvenir khas Nepal.

Menurut rencana, akhir Oktober atau awal November 2017, akan digelar forum bisnis pengusaha Indonesia dan Nepal di Kathmandu yang akan dihadiri Perdana Menteri Nepal Sher Bahadur Deuba. Pasca gempa pada 2015 silam, kondisi perekonomian Nepal semakin membaik.

World Bank bahkan memprediksi perekonomian Nepal tahun ini akan tumbuh 5%, jauh melonjak ketimbang 0,6% pada tahun 2016. Salah satu pemicunya adalah kondisi politik yang semakin stabil, selain produksi agrikultur yang terus membaik.

Bally yang juga Chief Executive Officer (CEO) Riyadh Group Indonesia, mengatakan, sesuai tugas dan wewenang yang diberikan pemerintah Indonesia kepadanya, pihaknya akan melakukan berbagai upaya untuk meningkat hubungan dan promosi terkait ekonomi, sosial budaya dan perdagangan Nepal di Indonesia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penjualan Properti Menurun,...
Penjualan Properti Menurun, Tapi Rumah di Bawah Rp1,5 M Masih Laku Keras
Waketum REI Ikang Fawzi:...
Waketum REI Ikang Fawzi: Era Covid-19 Bikin Konsumen Lebih Cerdas Belanjakan Uang
Kelas Menengah Milenial...
Kelas Menengah Milenial Dominasi Pembelian Properti Residensial
Ketua REI Jabar 2024-2027...
Ketua REI Jabar 2024-2027 Menyadari Tantangan Sektor Real Estate Makin Berat
Respons Hasil Hitung...
Respons Hasil Hitung Cepat Pemilu, Pengusaha Properti: Kepastian Berusaha Bisa Segera Dihitung
Membangun Standar Baru...
Membangun Standar Baru Industri Properti lewat Indonesia Real Estate Awards 2026
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
8 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
8 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
9 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved