Rupiah Terpukul USD Menjelang Pertemuan The Fed

Senin, 18 September 2017 - 17:20 WIB
Rupiah Terpukul USD...
Rupiah Terpukul USD Menjelang Pertemuan The Fed
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan Senin (18/9/2017) berbalik melemah, dimana pada awal perdagangan dibuka menguat. Rupiah di pasar spot Bloomberg jatuh 15 poin atau 0,11% ke level Rp13.255/USD, dibanding penutupan akhir pekan di Rp13.240 per USD.

Pada pagi tadi, mata uang NKRI ini di indeks Bloomberg terpantau menguat 4 poin atau 0,03% ke level Rp13.236 per USD. Rupiah pada Senin ini diperdagangkan di Rp13.233-Rp13.259 per USD.

Hal sama juga terpantau di data Yahoo Finance, dimana mata uang Garuda terpuruk 12 poin atau 0,09% ke level Rp13.250 per USD. Awal perdagangan, rupiah dibuka berkibar 7 poin atau 0,05% ke posisi Rp13.231 per USD, setelah pada akhir pekan mendarat di posisi Rp13.238 per USD. Sepanjang Senin ini, rupiah bergerak di Rp13.228-Rp13.252 per USD.

Data SINDOnews yang bersumber dari Limas, rupiah pada petang ini ditutup di Rp13.235 per USD, terdepresiasi 5 poin dari pembukaan di posisi Rp13.230 per USD.

Melemahnya rupiah seiring kembali menguatnya USD ke level tertinggi setelah delapan pekan terhadap yen Jepang. Mengutip dari Reuters, USD naik didukung oleh kenaikan yield treasury AS karena pedagang sedang mengamati pertemuan Federal Reserve untuk mengetahui apakah suku bunga AS dapat dinaikkan lagi pada akhir tahun.

Kenaikan yield AS terkait menguatnya indeks harga konsumen AS yang membantu mengembalikan ekspektasi The Fed dapat menaikkan suku bunga lagi di akhir tahun 2017. Alhasil USD tampil gagah perkasa terhadap yen pada hari ini menjadi 111,41 yen, ini merupakan nilai USD terkuat terhadap yen sejak 27 Juli 2017.

CME FedWatch memperkirakan kemungkinan 50% The Fed akan menaikkan suku bunga, optimisme ini naik dari sebelumnya kurang dari 40% pada sepekan lalu. Namun, meski USD meningkat tajam terhadap yen, tetapi hanya naik 0,2% terhadap sekeranjang mata uang utama. Alhasil euro turun tipis 0,1% menjadi USD1,1924 EUR dan Sterling Inggris turun menjadi USD1,3680 GBP.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
5 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
6 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
7 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
7 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
7 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
8 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved