Pemerintah Libatkan Pihak Penilai Publik dalam Pembangunan

Selasa, 19 September 2017 - 13:57 WIB
Pemerintah Libatkan...
Pemerintah Libatkan Pihak Penilai Publik dalam Pembangunan
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Hadiyanto menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Indonesia terkadang memiliki kendala dan tantangan yang menyebabkan pemanfaatan dalam APBN dan APBD menjadi tidak kredibel.
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo selama pemerintahannya sedang gencar membangun infrastruktur di Indonesia hingga wilayah pedalaman.

Dalam pandangan Kementerian Keuangan, keperluan dalam pembangunan tersebut diperkirakan memakan biaya Rp4.700 triliun yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. Hadiyanto mengatakan, salah satu tantangannya soal pengadaan yang terlalu berbelit.

"Prose pengadaan kadang dirasa terlalu berlarut-larut, kemudian menyebabkan pembengkakan biaya administrasi dalam pembangunan infrastruktur," kata dia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (19/9/2017).

Kemudian adanya ketidakmaksimalan perencanaan pembangunan yang menyebabkan sasaran pembangunan menjadi tidak terarah dan tidak fokus. Maka itu, Hadiyanto menjelaskan, pemerintah akan membuat pembangunan infrastuktur menjadi lebih fokus lewat pembiayaan APBN/APBD.

"Caranya bagaimana? Ya dengan melibatkan pihak penilai publik dalam perencanaan pembangunan infrastruktur," lanjutnya.

Hadiyanto pun memberikan perumpamaan, misalnya estimasi nilai tanah yang dibebaskan, feasibility study juga pemanfaatan asetnya dimaksimalkan. "Jadi nanti profesi penilai publik ini perannya sangat penting dalam membantu pelaksanaan infrastruktur," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Berguru pada...
Indonesia Berguru pada Amerika Cara Menjaring Duit Partikelir
LMAN Genjot Infrastruktur...
LMAN Genjot Infrastruktur Nasional, Danai PSN Rp143,39 Triliun untuk Wujudkan Asta Cita
PT SMI Diharapkan Ikut...
PT SMI Diharapkan Ikut Berperan Kembangkan Infrastruktur Kesehatan
Anggaran Infrastruktur...
Anggaran Infrastruktur 2021 Naik Hampir Dua Kali Lipat, Ini Penjelasan Menkeu
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
RI Dapat Hibah 16 Juta...
RI Dapat Hibah 16 Juta Euro dari Eropa untuk Infrastruktur Ramah Lingkungan
Berita Terkini
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
15 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
28 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved