Bebas Bea Belanjaan Luar Negeri Indonesia Tertinggi ke-3 di Dunia

Rabu, 20 September 2017 - 20:11 WIB
Bebas Bea Belanjaan...
Bebas Bea Belanjaan Luar Negeri Indonesia Tertinggi ke-3 di Dunia
A A A
JAKARTA - Pemerintah berencana menaikkan batasan nilai barang pribadi hasil belanjaan dari luar negeri yang bebas bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI). Ketentuan yang berlaku saat ini, batas maksimal belanjaan dari luar negeri yang terbebas dari pungutan bea masuk adalah USD250 per orang. Sedang batasan maksimal belanjaan satu rombongan keluarga yang bebas pungutan bea masuk adalah senilai USD1.000.

Nantinya Bea Cukai bakal menaikkan batasan tersebut. Usulannya, ketentuan bebas bea masuk untuk perorangan adalah belanjaan senilai maksimal USD500 dan USD2.000 untuk belanjaan satu rombongan keluarga. Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengungkapkan, batasan barang bawaan dari luar negeri yang diberlakukan Indonesia tertinggi ketiga di dunia.

Menurutnya Indonesia termasuk memberikan bebas bea masuk yang besar. "Mengacu dari itu, berarti batasan itu nomor tiga di dunia. Nomor satunya itu China dan keduanya Jepang," ungkap Heru kepada wartawan usai diskusi Kadin dan Hipmi di Jakarta, Rabu (20/9/2017).

Lebih lanjut Ia mengutarakan, aturan beban bea masuk dan pajak atas barang bawaaan yang dibeli dari luar negeri sudah berlaku sejak 2010. Aturan ini mengatakan bahwa untuk barang yang dibeli di luar negeri yang nilai perorangan di atas USD250 dan keluarga USD1.000. Maka atas kelebihannya dikenakan pajak impor dan kemudian bea masuk.

Heru memberikan contoh, bila ada keluarga yang belanja USD1.500 di luar, maka pajaknya dihitung dengan cara nilai barang sebesar USD1.500 dikurangi USD1.000. Jadi barang kena pajak hanya USD500. Kemudian dikalikan besaran bea masuk dan pajak impor; baik pph maupun ppn impor. "Sekarang posisi batasan itu dengan negara lain? Untuk Malaysia discountnya berkisar antara USD18 sampai USD125. Artinya maksimal USD125 tergantung barangnya," kata dia.

Lain lagi dengan Kamboja, yang menurutnya, menerapkan rata-rata USD50, Thailand dengan USD285 dan beberapa negara lain menerapkan sistem yang berbeda yaitu tergantung usia. Kalau di atas 15 tahun beda dengan di bawahnya. Untuk Kanada, Amerika dan Singapura penerapannya berdasarkan lamanya seseorang ke luar negeri. Singapura dikenakan batasan 2 hari pergi ke Luar negeri

Sedangkan Kanada, ungkap Heru, kurang dari 2 hari dikenakan USD153. Kemudian beberapa negara lain juga menerapkan aturan yang sama. Untuk Eropa berdasarkan pada barang yang dibawa pesawat komersil atau pribadi. Untuk komersil Bebas Bea Belanjaan Luar Negeri lebih rendah dari pesawat pribadi.

"Maka dengan ini faktor discount di Indonesia sangatlah moderat. Ada yang tinggi dan ada yang rendah. Ini yang menjadi salah satu pertimbangan batasan USD250 pribadi dan USD1000 untuk keluarga," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
58 menit yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved