Progress Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terhadang Lahan

Kamis, 21 September 2017 - 14:07 WIB
Progress Kereta Cepat...
Progress Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terhadang Lahan
A A A
JAKARTA - Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sejak groundbreaking pada Januari 2016 lalu hingga kini belum menunjukkan progress yang signifikan. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengakui mengalami berbagai kendala dalam menyelesaikan proyek prestisius tersebut.

Direktur Utama KCIC Hanggoro Budi Wiryawan mengungkapkan, kendala utama berasal dari proses pembebasan lahan. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses pengerjaan tanah. "Pembangunan di lapangan masih pengerjaan tanah semua," katanya di JCC, Jakarta, Kamis (21/9/2017).

Dia menargetkan, pembebasan tanah akan rampung dalam tiga bulan mendatang. Hal ini seiring telah diterbitkannya penetapan lokasi (penlok) dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Untuk saat ini, pembebasan tanah di proyek kereta cepat Jakarta-Bandung baru mencapai 54,5%.

"Penloknya sudah terbit, dari DKI sudah terbit, dari Jawa Barat sudah terbit. Kita tetap bekerja keras membebaskan tanah ini melalui PSBI. Semoga dalam 2-3 bulan sudah selesai," tandasnya.

Sementara itu sebelumnya PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sudah membebaskan lahan seluas 15.502 meter. "Sisanya sekitar 17.866 meter persegi masih dalam proses. Tapi kami optimistis awal September ini, sisa lahan yang belum dibebaskan bisa selesai. Sehingga pembangunan kereta cepat bisa segera," kata Manajer Humas PT KAI Daop II Bandung Joni Martinus beberapa waktu lalu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Progres Kereta Cepat...
Progres Kereta Cepat Jakarta-Bandung Capai 80%, Girder Box Sudah Dipasang
118 Ton Besi Digondol...
118 Ton Besi Digondol Maling, Konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Jalan Terus
Kereta Cepat Jakarta-Bandung:...
Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Cermin Hubungan Diplomatik, Perdagangan, dan Perindustrian
Whoosh Dua Bulan Beroperasi,...
Whoosh Dua Bulan Beroperasi, Ini Deretan Klaim KCIC
Tuai Kontroversi, Ini...
Tuai Kontroversi, Ini 5 Fakta Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Catat! Harga Tiket Kereta...
Catat! Harga Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dijual Rp125-Rp250 Ribu di 3 Tahun Awal
Berita Terkini
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
34 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
2 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
6 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
16 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
16 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved