Masyarakat Indonesia Kini Banyak Keluarkan Uang untuk Wisata

Sabtu, 23 September 2017 - 11:01 WIB
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Kini Banyak Keluarkan Uang untuk Wisata
A A A
JAKARTA - Tren pengeluaran masyarakat Indonesia perlahan mulai bergeser. Mereka lebih banyak mengeluarkan uang untuk kebutuhan jalan-jalan atau travelling.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Pahala N Mansury mengemukakan, pola kebiasaan masyarakat berubah tak lain karena adanya perbaikan tingkat pendapatan. Kelebihan uang itu salah satunya dialokasikan ke sektor pariwisata.

"Kita semua tentu semua menyadari bahwa perilaku masyarakat dengan meningkatnya pendapatan yang dimiliki sudah mengalami perubahan. Kami bisa lihat bahwa alokasi pendapatan masyarakat pada saat ini mengalami pergeseran," ujarnya di Jakarta, Jumat (22/9/2017).

Derasnya jumlah aliran uang tersebut dapat dirasakan dari antusiasme masyarakat dalam menghadiri Garuda Indonesia Travel Fair (GATF). Masyarakat berbondong-bondong mengejar paket wisata murah.

"Kita lihat dari animo masyarakat ketika masuk ke ruangan ini, kita bisa lihat di luar. Ini bisa kami laporkan dari jam 2 pagi masyarakat sudah mengantre di depan sana," kata Pahala.

Melalui pameran ini, Pahala menargetkan sampai 150 ribu pengunjung. Lokasinya pun tersebar tak hanya di Jakarta tapi juga ke wilayah Indonesia Timur.

"Travel fair phase satu ada kurang lebih 140 ribu pengunjung, untuk phase kedua kita berencana menargetkan 150 ribu pengunjung yang akan hadir dalam GATF kali ini. Kita berharap GATF phase dua tidak hanya diselenggarakan di Jakarta tetapi kita selenggarakan di 22 kota lainnya termasuk di Indonesia Timur," tuturnya.

Empat kota yang akan disambangi GATF, yakni Ambon, Sorong, Timika, dan Jayapura. Lebih kerennya lagi, GATF juga merambah beberapa negara di luar Indonesia melalui sistem digital.

"GATF diselenggarkan secara online di beberapa kota lain di luar Indonesia di Korea, Mumbai, Bangkok, Hong Kong, Beijing, Shanghai, Tokyo, Osaka, Amseterdam, dan London. Kita berharap dengan penyelenggaraan ini secara online di luar indonesia bisa mendorong tingkat penumpang di luar Indonesia," pungkas Pahala.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Garuda Indonesia Tebar...
Garuda Indonesia Tebar Diskon Awal Tahun, Tiket Jakarta-Labuan Bajo Mulai Rp2,8 Juta
Bangkitkan Industri...
Bangkitkan Industri Pariwisata, Traveloka-Garuda Gelar Diskon Tiket Pesawat
Kemenparekraf Godok...
Kemenparekraf Godok Platform Booking Online Bersama ASYST
Sinergi Bank Mandiri...
Sinergi Bank Mandiri dan Garuda Indonesia Untuk Pariwisata Indonesia
Erick Thohir Belum Kasih...
Erick Thohir Belum Kasih Izin Garuda Indonesia Gabung InJourney di 2023
Garuda Indonesia Gandeng...
Garuda Indonesia Gandeng Bank BCA Gelar Garuda Online Travel Fair, Simak Benefitnya
Berita Terkini
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
1 jam yang lalu
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
1 jam yang lalu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
1 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
2 jam yang lalu
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
2 jam yang lalu
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved