Rupiah Sesi Pagi Dibuka Perkasa Saat Euro Tergelincir

Senin, 25 September 2017 - 10:31 WIB
Rupiah Sesi Pagi Dibuka...
Rupiah Sesi Pagi Dibuka Perkasa Saat Euro Tergelincir
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi pembukaan perdagangan awal pekan hari ini perkasa ketika euro dan USD tergelincir. Penyusutan euro di awal perdagangan Asia setelah pemilihan umum di Jerman kembali dimenangkan oleh Angela Merkel untuk keempat kalinya akan menjadi kanselir Jerman.

Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah pagi ini dibuka di level Rp13.305/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah membaik dari posisi sebelumnya di level Rp13.325/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg, pagi ini dibuka pada level Rp13.298/USD atau melesat jauh dari penutupan akhir pekan kemarin di posisi Rp13.312/USD. Pergerakan rupiah hari ini berada pada kisaran harian Rp13.289-Rp13.313/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah sesi pagi di awal pekan menguat pada level Rp13.308/USD atau sedikit menguat dari penutupan sebelumnya di level Rp13.310/USD. Pergerakan harian rupiah pada hari ini di kisaran level Rp13.298-Rp13.310/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, pada perdagangan hari ini, rupiah berada pada level Rp13.310/USD. Kondisi ini tercatat lebih baik dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.320/USD.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (25/9/2017) euro tergelincir setelah pemilihan di Jerman menunjukkan lonjakan dukungan partai sayap kanan terhadap Kanselir Jerman terpilih Angela Merkel yang berebut untuk membentuk pemerintahan koalisi. Euro tercatat turun 0,3% di level 1.1922 terhadap USD pada awal perdagangan Asia.

Merkel berhasil meraih kemenangan untuk keempat kalinya, namun hasil ini membuat koalisi gelisah untuk membentuk pemerintahan. Ketidakpastian politik juga memakan korban yakni Dolar Selandia Baru, setelah tidak ada partai tunggal yang memenangi suara terbanyak dalam pemilihan selama akhir pekan.

Mata uang Selandia Baru jatuh 0,7% menjadi 0.7285. Di sisi lain poundsterling terlihat stabil pada posisi 1.3486 ketika akhir pekan kemarin merosot terimbas keputusan Moody yang downgrade peringkat kredit di Britania Raya. Sementara Yen melemah 0,4% menjadi 112.36 terhadap USD.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
1 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
3 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
5 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
6 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
8 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
11 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved