Rupiah Awal Pekan Ditutup Variatif, Euro Menyusut

Senin, 25 September 2017 - 17:06 WIB
Rupiah Awal Pekan Ditutup...
Rupiah Awal Pekan Ditutup Variatif, Euro Menyusut
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan sore hari ini berakhir mixed, setelah sempat melompat tinggi pada sesi pembukaan. Penyusutan mata uang garuda terjadi saat euro masih sulit bangkit

Posisi rupiah berdasarkan data Yahoo Finance, pada sesi penutupan perdagangan awal pekan hari ini balik melemah ke level Rp13.325/USD dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp13.310/USD. Rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.298-Rp13.325/USD.

Sementara, posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini berada di level Rp13.325/USD atau terperosok cukup dalam dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.312/USD. Rupiah sendiri berada pada kisaran harian Rp13.289-Rp13.328/USD.

Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini bergerak di level Rp13.300/USD. Posisi ini sedikit membaik dari posisi penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.320/USD.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah hari ini tertahan di level Rp13.305/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.325/USD.

Seperti dilansir Reuters, Senin (25/9/2017) euro lebih rendah pada hari ini setelah sebelumnya dua hari beruntun mencetak keuntungan. Euro tercatat tergelincir 0,4% ke posisi 1.1912 terhadap dolar. Namun lebih tinggi saat melawan Swiss franc dan cenderung mendatar ketika melawan yen Jepang.

Di tempat lain, dolar memperoleh dukungan untuk merangkak naik terhadap beberapa mata uang utama, peningkatan 0,15% pada hari ini melawan greenback. Data menunjukkan dolar mulai mendekati posisi tertinggi mereka sejak Januari 2013.

Berdasarkan CNBC, dolar Selandia Baru juga mengalami tekanan saat Perdana Menteri Bill Inggris memenangkan suara dalam pemilihan umum. Ketidakpastian politik membuat dolar Kiwi jatuh ke posisi terendah dalam sepekan di posisi 0.727 dari sebelumnya 0,73.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
1 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
3 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
5 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
6 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
8 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
11 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved