alexametrics

Manajemen Bantah Mal Senayan City Dijual Rp5,5 Triliun

loading...
A+ A-
JAKARTA - Menanggapi pemberitaan yang beredar di situs www.rumah123.com mengenai dijualnya pusat belanja Senayan City senilai Rp5,5 triliun, Manajemen Senayan City menyampaikan bahwa berita tersebut adalah tidak benar.

Manajemen sangat menyayangkan adanya nama Senayan City di listing situs tersebut tanpa klarifikasi dan persetujuan dari pihak Senayan City.

Saat ini, listing perihal Senayan City sudah ditarik dari situs tersebut dan manajemen akan memproses secara hukum atas kelancangan situs tersebut memuat berita yang tidak benar dan berkembang di masyarakat.

“Menanggapi pemberitaan yang beredar di masyarakat mengenai dijualnya Senayan City, dengan ini kami menyatakan bahwa pemberitaan tersebut adalah tidak benar. Kami mengelola Senayan City untuk menjadi pusat belanja kelas dunia yang menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara," ujar CEO Senayan City, Veri Setiady melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin (25/9/2017).

Menurut Very, dibawah pengelolaan yang baik, pihaknya yakin Senayan City akan terus berkembang menjadi pusat belanja favorit tidak hanya di Indonesia tetapi hingga ke Asia.

Seperti diketahui, pada 21 September 2006, Senayan City resmi melakukan grand opening dengan konsep mixed use development di atas tanah seluas 48.000 m2. Mal Senayan City dilengkapi tiga tower yaitu SCTV Tower, Panin Tower dan Senayan City Residences.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top