Euro Sentuh Posisi Terburuk, Rupiah Berakhir Tak Berdaya
Selasa, 26 September 2017 - 16:51 WIB
Euro Sentuh Posisi Terburuk, Rupiah Berakhir Tak Berdaya
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan sore hari ini masih bertengger di zona merah sepanjang hari ini, usai kemarin sempat memberikan sinyal perbaikan. Pelemahan mata uang garuda terjadi saat euro menyentuh posisi terendah dalam satu bulan.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini berada di level Rp13.374/USD melemah cukup dalam dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.325/USD. Rupiah sendiri berada pada kisaran level Rp13.334-Rp13.395/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berakhir di level Rp13.355/USD atau jauh memburuk dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp13.300/USD.
Pelemahan rupiah berlanjut, berdasarkan data Yahoo Finance, sesi penutupan perdagangan hari ini juga ambles di level Rp13.373/USD dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp13.325/USD. Rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.323-Rp13.395/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah hari ini tertahan di level Rp13.348/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah melemah cukup dalam dari posisi sebelumnya di level Rp13.305/USD.
Seperti dilansir Reuters, Selasa (26/9/2017) euro tergelincir ke posisi terendah dalam satu bulan, setelah sebelumnya menyentuh level terburuk sepanjang tahun 2017. Sebagian investor mengkhawatirkan pembicaraan koalisi di Jerman akan menjadi beban bagi ekonomi dan membuat integrasi zona euro menjadi lebih sulit terwujud.
Setelah memenangi kursi kanselir Jerman keempat kali, Senin (25/9), tugas berat Angela Merkel adalah menemukan mitra koalisi untuk membentuk pemerintahan. Merkel juga harus menerima kenyataan pahit bahwa partai ekstrem kanan, Alternatif untuk Jerman (AfD), berhasil menjadi partai peraih suara terbanyak ketiga.
Terpilihnya kembali Kanselir Jerman Angela Merkel juga membuat Perancis bersikap hati-hati dalam merumuskan persatuan fiskal. Presiden Perancis Emmanuel Macron yang menginginkan merekonstruksi secara mendasar mata uang tunggal Uni Eropa dan ide-ide termasuk membuat anggaran zona euro dan Menteri Keuangan zona euro, akan menyampaikan rencananya tengah pekan ini.
Tetapi hasil pemilihan Jerman telah memaksa Merkel untuk mempertimbangkan koalisi yang baru. Kondisi tersebut membuat euro tergelincir ke posisi terendah 1.1811, atau paling lemah sejak 25 Agustus setelah sebelumnya jatuh sekitar 0,9% dalam perdagangan awal pekan kemarin. Sementara USD mendatar di level 111.73 saat melawan Yen Jepang.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini berada di level Rp13.374/USD melemah cukup dalam dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.325/USD. Rupiah sendiri berada pada kisaran level Rp13.334-Rp13.395/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berakhir di level Rp13.355/USD atau jauh memburuk dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp13.300/USD.
Pelemahan rupiah berlanjut, berdasarkan data Yahoo Finance, sesi penutupan perdagangan hari ini juga ambles di level Rp13.373/USD dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp13.325/USD. Rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.323-Rp13.395/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah hari ini tertahan di level Rp13.348/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah melemah cukup dalam dari posisi sebelumnya di level Rp13.305/USD.
Seperti dilansir Reuters, Selasa (26/9/2017) euro tergelincir ke posisi terendah dalam satu bulan, setelah sebelumnya menyentuh level terburuk sepanjang tahun 2017. Sebagian investor mengkhawatirkan pembicaraan koalisi di Jerman akan menjadi beban bagi ekonomi dan membuat integrasi zona euro menjadi lebih sulit terwujud.
Setelah memenangi kursi kanselir Jerman keempat kali, Senin (25/9), tugas berat Angela Merkel adalah menemukan mitra koalisi untuk membentuk pemerintahan. Merkel juga harus menerima kenyataan pahit bahwa partai ekstrem kanan, Alternatif untuk Jerman (AfD), berhasil menjadi partai peraih suara terbanyak ketiga.
Terpilihnya kembali Kanselir Jerman Angela Merkel juga membuat Perancis bersikap hati-hati dalam merumuskan persatuan fiskal. Presiden Perancis Emmanuel Macron yang menginginkan merekonstruksi secara mendasar mata uang tunggal Uni Eropa dan ide-ide termasuk membuat anggaran zona euro dan Menteri Keuangan zona euro, akan menyampaikan rencananya tengah pekan ini.
Tetapi hasil pemilihan Jerman telah memaksa Merkel untuk mempertimbangkan koalisi yang baru. Kondisi tersebut membuat euro tergelincir ke posisi terendah 1.1811, atau paling lemah sejak 25 Agustus setelah sebelumnya jatuh sekitar 0,9% dalam perdagangan awal pekan kemarin. Sementara USD mendatar di level 111.73 saat melawan Yen Jepang.
(akr)