IHSG Diperkirakan Variatif di Tengah Marak Aksi Jual
Rabu, 27 September 2017 - 08:27 WIB
IHSG Diperkirakan Variatif di Tengah Marak Aksi Jual
A
A
A
JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan oleh Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada cenderung Variatif. Lebih lanjut Ia menerangkan pergerakan IHSG masih dimungkinkan kembali mengalami pelemahan lanjutan seiring dengan meningkatnya volume jual karena kepanikan pelaku pasar yang cenderung masih marak melakukan aksi jual.
"Peluang kenaikan IHSG pun kembali kian berkurang dengan makin meningkatnya volume jual jual tersebut dan minimnya sentimen positif untuk mengangkat IHSG. Antisipasi sentimen terutama dari berita-berita sektoral dan emiten, yang dapat membuat arah IHSG kembali bervariatif," terangnya di Jakarta, Rabu (27/9/2017).
Sementara itu sebelumnya IHSG ditutup melemah 0,52% di level 5.863,962 pada 26 September 2017. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 5.847,555 dan 5.831,149.
Dia menambahkan resistance pertama dan kedua berada pada level 5.892,661 dan 5.921,361. Berdasarkan indikator daily, MACD sudah membentuk pola dead cross di area positif.
"Sementara itu, Stochastic dan RSI masih berada di area netral. Terlihat pola long black marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi sehat pada pergerakan indeks saham," paparnya.
"Peluang kenaikan IHSG pun kembali kian berkurang dengan makin meningkatnya volume jual jual tersebut dan minimnya sentimen positif untuk mengangkat IHSG. Antisipasi sentimen terutama dari berita-berita sektoral dan emiten, yang dapat membuat arah IHSG kembali bervariatif," terangnya di Jakarta, Rabu (27/9/2017).
Sementara itu sebelumnya IHSG ditutup melemah 0,52% di level 5.863,962 pada 26 September 2017. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 5.847,555 dan 5.831,149.
Dia menambahkan resistance pertama dan kedua berada pada level 5.892,661 dan 5.921,361. Berdasarkan indikator daily, MACD sudah membentuk pola dead cross di area positif.
"Sementara itu, Stochastic dan RSI masih berada di area netral. Terlihat pola long black marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi sehat pada pergerakan indeks saham," paparnya.
(akr)
Lihat Juga :