Dishub Sulsel Akan Evaluasi Masalah BRT

Kamis, 28 September 2017 - 01:10 WIB
Dishub Sulsel Akan Evaluasi...
Dishub Sulsel Akan Evaluasi Masalah BRT
A A A
MAKASSAR - Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan akan melakukan evaluasi terhadap persoalan yang dialami Bus Rapid Transit (BRT) Mamminasata saat ini. Pihak Damri selaku pengelola transportasi massal di Sulsel, mengalami masalah berat untuk meyakinkan masyarakat khususnya pengguna koridor II dan III untuk naik bus. Sehingga, mereka terus merugi sejak dioperasikan pada 2015 lalu.

UPTD BRT Mamminasata Pahlevi mengatakan terkait dengan BRT tersebut, pihaknya dalam satu tahun terakhir ini melakukan penataan infrastruktur terlebih dahulu.

"Memang organisasi baru yang fokus pada BRT pasti melakukan evaluasi dulu kepada peminat di mana masalahnya. Namun sampai saat ini belum ada penjadwalan kembali dari pihak Damri," katanya saat berada di kantor Gubernur Sulsel, Rabu (27/9/2017).

Dia mengatakan, pihaknya akan membahas ini dengan pihak Damri apa yang menjadi kendala utama sehingga minat masyarakat masih saja kurang. Termasuk koridor-koridor yang akan dibuka. "Ini ruwet karena masyarakat banyak pilihan transportasinya yang regulasinya memang dipersimpangan," ungkapnya.

Contoh lanjut Pahlevi, saat pihaknya belum selesai mendorong masyarakat menggunakan BRT, ada lagi transportasi menggunakan online. Persoalan ini membuat pihaknya dilematis. "Jadi solusinya untuk kita lakukan dengan BRT lebih maksimal lagi, kedua kita lakukan evakuasi sementara terhadap rute yang berpotensi untuk menggenjot," katanya.

Untuk saat ini, di koridor II dan III tinggal tujuh armada BRT yang beroperasi itu dilakukan oleh pihak Damri agar bisa menekan biaya operasional, karena kurangnya minat masyarakat menggunakan angkutan ini membuat pengelola terus merugi. Sehingga, pemerintah daerah diharap bisa memberikan subsidi kepada angkutan ini.

Bukan hanya itu, persoaan lain dengan maraknya transportasi berbasis aplikasi menjadi persoalan tersendiri. Karena transportasi ini lebih banyak dipilih oleh masyarakat padahal BRT tersebut dihadirkan agar bisa mengurangi kepadatan lalu lintas di tengah masyarakat.

General Manager Perum Damri Cabang Makassar Ilyas Hartanto mengatakan, pihaknya siap membahas segala persoalan BRT saat ini. "Karena kalau tidak difungsikan dengan baik di sini mending dibawa ke Jakarta saja," katanya.

Dia mengaku, terlait dengan rencana pemda untuk membuka koridor baru, hal ini harus dibahas dengan seluruh unsur terkait. "Bukan pekerjaan mudah, karena harus bersinergi dengan semua pihak," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Audiensi Pimpinan DPR...
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Pekerja Angkutan Bahas Pelindungan Transportasi Online
Buka Lapangan Kerja,...
Buka Lapangan Kerja, Partai Emas Uji Coba Layanan Transportasi Daring
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Penataan Stasiun Terintegrasi Berjalan Baik
Perum Damri Sudah 75...
Perum Damri Sudah 75 Tahun Berdiri, Tapi Baru Setor Dividen 2018
Tingkatkan Layanan Damri...
Tingkatkan Layanan Damri Apps, Faspay Digandeng Jadi Mitra Pembayaran Online
Bluebird Kenalkan Versi...
Bluebird Kenalkan Versi Aplikasi Terbaru MyBlueBird
Berita Terkini
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
20 menit yang lalu
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
50 menit yang lalu
Fuad Bawazier Sebut...
Fuad Bawazier Sebut Pembiayaan Lewat SBN Berisiko Perbesar Beban Fiskal
1 jam yang lalu
Kondisi Jalur Distribusi...
Kondisi Jalur Distribusi Membaik, Penyaluran BBM di Sumatera Barat Kembali Stabil
2 jam yang lalu
DJP Bidik Wajib Pajak...
DJP Bidik Wajib Pajak Baru, Sasar Data Rekening hingga Pelat Nomor Kendaraan
2 jam yang lalu
Jaga Distribusi BBM...
Jaga Distribusi BBM di Aceh, Pertamina Patra Niaga Perkuat Operasional Terminal
4 jam yang lalu
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved