Rupiah Ditutup Membaik, USD Menjaga Jalur Kinerja Terbaik
Jum'at, 29 September 2017 - 17:28 WIB
Rupiah Ditutup Membaik, USD Menjaga Jalur Kinerja Terbaik
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (29/9/2017) ditutup mulai membaik, meski masih berkutat di kisaran level Rp13.450/USD. Pulihnya mata uang garuda terjadi saat USD bertahan pada posisi terbaik dalam satu pekan dan euro masih berjuang untuk bangkit.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini berada di level Rp13.472/USD atau merangkak naik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.515/USD. Rupiah sendiri berada pada kisaran level Rp13.438-Rp13.502/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berakhir di level Rp13.460/USD atau berangsur mulai pulih dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp13.510/USD.
Pelemahan rupiah mulai terhenti, ketika berdasarkan data Yahoo Finance posisi rupiah pada sesi penutupan perdagangan hari ini bertengger di posisi Rp13.470/USD. Rupiah terlihat balik menguat dibandingkan kemarin Rp13.505/USD dengan kisaran harian Rp13.439-Rp13.510/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah hari ini tertahan di level Rp13.492/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah masih melemah dari posisi sebelumnya di level Rp13.464/USD.
Seperti dilansir Reuters hari ini, USD berada dalam jalur untuk mencetak kinerja terbaik mingguan sepanjang tahun ini dipicu oleh keyakinan Presiden AS Donald Trump bakal membawa rencana kebijakan pajak selangkah lebih maju. Sementara pengamat pasar tetap skeptis terkait pandangan jangka panjang USD, lantaran dibutuhkan waktu lama rencana pajak untuk menjadi Undang-undang (UU).
Indeks dolar AS saat melawan greenback cenderung mendatar di posisi 93.12 namun masih menjaga tren peningkatan. Tercatat sepanjang pekan ini USD sudah memperoleh tambahan 1% untuk meletakkan di jalur performa mingguan terbaik sejak Desember, tahun lalu. Di sisi lain euro terlihat mendatar pada levek 1.1791 dan telah jatuh hampir 1% sejauh bulan ini.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini berada di level Rp13.472/USD atau merangkak naik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.515/USD. Rupiah sendiri berada pada kisaran level Rp13.438-Rp13.502/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berakhir di level Rp13.460/USD atau berangsur mulai pulih dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp13.510/USD.
Pelemahan rupiah mulai terhenti, ketika berdasarkan data Yahoo Finance posisi rupiah pada sesi penutupan perdagangan hari ini bertengger di posisi Rp13.470/USD. Rupiah terlihat balik menguat dibandingkan kemarin Rp13.505/USD dengan kisaran harian Rp13.439-Rp13.510/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah hari ini tertahan di level Rp13.492/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah masih melemah dari posisi sebelumnya di level Rp13.464/USD.
Seperti dilansir Reuters hari ini, USD berada dalam jalur untuk mencetak kinerja terbaik mingguan sepanjang tahun ini dipicu oleh keyakinan Presiden AS Donald Trump bakal membawa rencana kebijakan pajak selangkah lebih maju. Sementara pengamat pasar tetap skeptis terkait pandangan jangka panjang USD, lantaran dibutuhkan waktu lama rencana pajak untuk menjadi Undang-undang (UU).
Indeks dolar AS saat melawan greenback cenderung mendatar di posisi 93.12 namun masih menjaga tren peningkatan. Tercatat sepanjang pekan ini USD sudah memperoleh tambahan 1% untuk meletakkan di jalur performa mingguan terbaik sejak Desember, tahun lalu. Di sisi lain euro terlihat mendatar pada levek 1.1791 dan telah jatuh hampir 1% sejauh bulan ini.
(akr)