Pertamina Bagikan Konverter Kit untuk 1.375 Nelayan Makassar

Sabtu, 30 September 2017 - 00:11 WIB
Pertamina Bagikan Konverter...
Pertamina Bagikan Konverter Kit untuk 1.375 Nelayan Makassar
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) yang mendapat penugasan dari Kementerian ESDM untuk melakukan konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) kepada nelayan kecil, secara konsisten merealisasikan konversi tersebut di berbagai sentra nelayan di berbagai daerah.

Dalam kegiatan di Makassar, Sulawesi Selatan, Pertamina menyerahkan 1.375 konverter kit kepada nelayan kecil dalam rangka mengkonversi BBM ke BBG pada kapal-kapal yang digunakan untuk melaut.

Secara simbolik penyerahan konverter kit dilakukan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral kepada perwakilan nelayan kecil yang menggunakan Kapal 5 GT, Jumat (29/9/2017). Ikut mendampingi penyerahan konverter kit, Direktur Pemasaran Pertamina Muchamad Iskandar dan Senior Vice President Non Fuel Marketing Pertamina, Basuki Trikora Putra.

Menteri ESDM Ignasius Jonan menjelaskan, pemberian paket perdana pada nelayan kecil ini terdiri dari mesinkapal, konverter kit serta pemasangan dan tabung khusus LPG beserta isinya. Kriteria penerima adalah nelayan pemilik kapal kurang lebih 5 GT.

"Penerima paket adalah nelayan yang memiliki kapal berbahan bakar bensin dan berdaya mesin kurang dari 13 HP, serta belum pernah menerima bantuan sejenis," ungkapnya dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews di Jakarta, Jumat (29/9/2017).

Penyerahan Konverter kit kepada nelayan kecil akan berlangsung sampai dengan November 2017. Program konversi BBM ke BBG untuk nelayan kecil tahun 2017, telah merealisasikan pemberian 2.165 konverter kit dari rencana 16.656 paket. Alokasi anggaran program konversi BBM ke BBG kepada nelayan kecil tahun 2017 senilai Rp120,96 miliar, untuk 16 kabupaten yang terbagi dalam empat zona.

Nelayan kecil yang sudah menerima konverter kit selain Makassar, juga Pasaman Barat, Padang, Banyuwangi, Demak, Tuban dan Lombok Barat. Sementara nelayan kecil yang menunggu giliran adalah Kabupaten Sukabumi, Cilacap, Pasuruan, Probolinggo, Jembrana, Karang Asem, Lombok Timur, Mamuju dan Gorontalo.

Ditargetkan sampai akhir 2017, daerah tersebut sudah menerima konverter kit. Dan program ini sudah dilaksanakan dari tahun 2016 di berbagi sentra nelayan kecil di berbagai daerah.

Dengan menggunakan paket konverter kit ini, tambah Jonan, nelayan dapat menghemat biaya bahan bakar hingga 50% atau setengahnya. Nelayan yang biasanya menghabiskan Rp100 ribu untuk membeli bensin, dengan paket ini akan berganti dengan dua tabung LPG yang jelas harganya jauh lebih murah.

"Ini diharapkan dapat mempermudah pekerjaan sehingga tidak perlu lagi jauh-jauh ke SPBU untuk membeli bensin dan akan menghemat biaya bahan bakar," katanya.

Direktur Pemasaran Pertamina Muchamad Iskandar menyatakan, Pertamina yang mendapat amanah dari Kementerian ESDM akan selalu konsisten mendukung program pemerintah dan memberikan upaya terbaik dalam setiap penugasan yang diberikan.

"Distribusi paket perdana LPG 3 kg kepada nelayan kecil di Makassar ini diharapkan dapat memudahkan pemenuhan energi di sektor perikanan," ujarnya.

Pertamina berharap pemanfaatan LPG 3 kg bagi nelayan kecil yang menggantikan solar untuk melaut akan memberikan dampak positif, khususnya penghematan pengeluaran biaya bahan bakar secara signifikan, serta membantu ekonomi masyarakat nelayan menuju ekonomi ramah lingkungan, serta memperkecil konsumsi BBM bersubsidi yang cenderung membengkak.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tingkatkan Kemudahan...
Tingkatkan Kemudahan Berusaha, Kementerian ESDM Luncurkan Formulir Standar Spesifik UKL/UPL Kegiatan Usaha Migas
EV Funday, Pertamina...
EV Funday, Pertamina Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik
Tok, Pertamina dan Kementerian...
Tok, Pertamina dan Kementerian ESDM Sepakat Harga BBM Tak Turun
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Siap Bangun Kilang,...
Siap Bangun Kilang, Indonesia Targetkan Tidak Lagi Impor BBM Tahun 2026
4 Kategori PLTU yang...
4 Kategori PLTU yang Boleh Jualan Emisi Karbon
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved