Fasilitas Meikarta Bisa Dinikmati Masyarakat Umum

Selasa, 03 Oktober 2017 - 22:09 WIB
Fasilitas Meikarta Bisa...
Fasilitas Meikarta Bisa Dinikmati Masyarakat Umum
A A A
JAKARTA - Lippo Group akan menghadirkan fasilitas yangakan memanjakan penghuni dan pengunjung di kawasan kota baru Meikarta. Lippo Group menandatangani letter of intent dengan Langham Hospitality Group. Lewat kerja sama tersebut, Langham hospitality akan mengelola dua fasilitas perhotelan kelas dunia. Langham Hospitality Group merupakan perusahaan asal London yang bergerak di bidang hospitality di bawah naungan Great Eagle Holdings.

Tercatat Langham Hospitality memiliki 50 cabang hotel yang tersebar di seluruh dunia. Ke depannya, Lippo merencanakan mengembangkan 5-6 hotel di Meikarta. "Semua inovasi yang dilakukan Meikarta dalam membangun sebuah kota modern dengan infrastruktur terlengkap diharapkan menjadi salah satu solusi bagi masalah ketidakmampuan masyarakat membeli rumah yang terjangkau. Sekarang proyek Meikarta menjadi kawasan hiburan bagi masyarakat sekitar," tegas Direktur Meikarta Danang Kemayan Jati dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/10/2017).

Salah satu buktinya, lanjut Danang, belum selesai dibangun, kota baru Meikarta telah menjadi magnet tersendiri bagi warga Cikarang. Bahkan setiap harinya, ratusan warga berbondong-bondong memenuhi lokasi pembangunan mega proyek senilai Rp278 triliun itu. Antusiasme pengunjung menjadikan Meikarta sebagai tempat hiburan baru warga.

Salah satu pengunjung, Clara Faradhika Stephani (22) mengaku, dirinya ‎kerap menyempatkan waktu untuk melihat Meikarta dari dekat. Biasanya, sore hari menjadi saat yang tepat baginya untuk menghabiskan waktu bersama teman-temannya. "Saya hampir tiap sore ke Meikarta, berkunjung ke danau di Central Park. Tempatnya homey dan cocok buat foto-foto sekaligus jalan-jalan sore bareng," ungkapnya.

Banyaknya warga yang berekreasi di kawasan danau buatan yang sudah selesai dibangun tersebut juga mendorong industri kuliner tumbuh pesat. Kafe dan restoran dengan konsep food truck memenuhi kawasan Central Park Meikarta.

"Berjualan di Meikarta, omzet tiap harinya cukup besar bisa mencapai Rp5 juta per hari," ungkap Yohanes Waluyo, salah satu pemilik gerai food truck. Hal itu, lanjut dia, tidak lepas dari ramainya pengunjung yang datang setiap harinya‎. Ditambah, banyak pekerja yang makan di tempat dia berjualan.

Danang menambahkan, pihaknya memberikan keleluasaan kepada para pengunjung untuk menikmati suasana di kawasan Central Park. "Meikarta dibangun dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat Indonesia untuk tinggal di kota yang berstandar tinggi dan memiliki infrastruktur modern untuk menunjang standar kehidupan yang tinggi. Namun tetap memperhatikan masyarakat sekitar," imbuh Danang.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Meikarta Raih Dua Penghargaan...
Meikarta Raih Dua Penghargaan Bergengsi, Lippo Group Jadi Primadona
Sambangi Proyek Meikarta,...
Sambangi Proyek Meikarta, Ini Permintaan Maruarar Sirait ke Lippo Group
Bangun Rumah Subsidi...
Bangun Rumah Subsidi di Meikarta, Danantara Tinjau Lahan Milik Lippo Group
Meikarta Kebut Pembangunan...
Meikarta Kebut Pembangunan Gedung Perawatan Covid-19 di RS Siloam
Meski Pandemi, Pembangunan...
Meski Pandemi, Pembangunan Meikarta Tetap Berjalan Baik
Miliki Visi Sejalan,...
Miliki Visi Sejalan, Lippo Group Mantapkan Kerjasama dengan MNC Group
Berita Terkini
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
19 menit yang lalu
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
31 menit yang lalu
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
33 menit yang lalu
Mobilitas Makin Hemat:...
Mobilitas Makin Hemat: Nikmati Promo Spesial BRI Kartu Kredit di Aplikasi MyBluebird
55 menit yang lalu
JICT dan Bea Cukai Sinergi...
JICT dan Bea Cukai Sinergi Percepat Penanganan Kontainer Longstay di Pelabuhan
57 menit yang lalu
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
1 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved