Amazon dan Apple Dibayangi Sanksi Tegas UE Soal Pajak

Rabu, 04 Oktober 2017 - 20:57 WIB
Amazon dan Apple Dibayangi...
Amazon dan Apple Dibayangi Sanksi Tegas UE Soal Pajak
A A A
BRUSSELS - Uni Eropa (UE) menegaskan siap memberikan tindakan tegas kepada perusahaan raksasa teknologi Amazon dan Apple terkait dugaan atas penghindaran pajak. Amazon sendiri telah diperintahkan untuk membayar tunggakan pajak mencapai sebesar 250 juta euro atau setara dengan USD293 juta, setelah Komisi Eropa menduga perusahaan multinasional asal Amerika Serikat (AS) itu melakukan pelanggaran pajak atas bisnisnya di UE.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (4/10/2017) Komisi Eropa menduga Amazon mengirimkan keuntungan atas hak kekayaan intelektualnya ke anak perusahaan di Luksemburg pada 2005. Pengiriman keuntungan ke negara surga pajak Eropa tersebut disinyalir merupakan salah satu cara Amazon mengurangi tagihan pajaknya di UE. Selanjutnya Komisi juga bakal menyeret Irlandia ke pengadilan terkait tunggakan pajak Apple sebesar 13 miliar euro.

(Baca Juga: Amazon-Starbucks Disebut Bayar Pajak Lebih Kecil dari Kios Sosis )

Amazon sendiri telah menyangkap berutang pajak dan mengungkapkan tidak menerima perlakuan spesial dari Luxembourg. "Kita akan mempelajari putusan Komisi dan mempertimbangkan pilihan hukum kami, termasuk banding," kata juru bicara Amazon.

Namun Komisaris Komite Persaingan Usaha Uni Eropa Margrethe Vestager mengatakan, aturan khusus dari Luxembourg kepada Amazon yang dimaksudkan adalah perusahan raksasa asal AS itu telah diizinkan untuk membayar pajak secara substansial lebih kecil dibandingkan bisnis lain. Ia menambahkan bantuan tersebut ilegal di bawah aturan Uni Eropa.

"Luxembourg memberikan kemudahan pajak ilegal ke Amazon. Sebagai hasilnya, hampir tiga perempat dari keuntungan Amazon yang tidak dikenakan pajak. Negara-negara anggota tidak bisa memberikan manfaat pajak selektif untuk kelompok multinasional yang tidak tersedia untuk yang lain," sambung Vestager yang menambahkan Amazon membayar bayar empat kali lebih rendah dari perusahaan lokal lain.

Sementara itu, Komisi berencana membawa Irlandia ke Eropa Court of Justice karena gagal mengembalikan 13 miliar euro terkait pajak dari perusahaan raksasa teknologi Apple. Kesimpulan tahun lalu bahwa Irlandia memberikan bantuan pajak ilegal kepada Apple yang membuat perusahaan asal Amerika itu membayar tarif pajak perusahaan tidak lebih dari 1%.

Komisi mengatakan bahwa lebih dari satu tahun dari keputusan itu, Irlandia masih belum juga mengembalikan uang tersebut. Irlandia sendiri mempertanyakan keputusan tersebut, mengklaim bahwa regulator EU mengganggu kedaulatan nasional, dan menilai keputusan itu sangat mengecewakan. Menanggapi putusannya kepada Apple dan Irlandia, Margrethe Vestager mengatakan bahwa langkah yang diambil oleh otoritasnya adalah bentuk penegakan keadilan di blok terbesar Eropa tersebut

“Kami memang membuat perusahaan kembali membayar tarif pajak yang sebenarnya. Bagi perusahaan itu adalah langkah yang berat karena mereduksi keuntungan. Namun itulah keputusan kami, yakni mengembalikan kompetisi usaha yang sehat," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Uni Eropa Jamin Semua...
Uni Eropa Jamin Semua Vaksin Boleh Digunakan
Lawan Disinformasi,...
Lawan Disinformasi, Uni Eropa Bentuk Kementerian Kebenaran
Kacaukan Logistik Pasukan...
Kacaukan Logistik Pasukan Rusia, Ukraina Rusak Jembatan di Wilayah Selatan
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
Presiden Jokowi di KTT...
Presiden Jokowi di KTT ASEAN - Uni Eropa
Duta Besar Uni Eropa...
Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi Jadi Dosen Tamu di UKI
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
51 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved