Penguatan Rupiah Diperkirakan Masih Berlanjut

Kamis, 05 Oktober 2017 - 07:54 WIB
Penguatan Rupiah Diperkirakan...
Penguatan Rupiah Diperkirakan Masih Berlanjut
A A A
JAKARTA - Mulai adanya pelemahan pada dolar Amerika Serikat (USD) diharapkan dapat kembali dimanfaatkan rupiah untuk kembali melanjutkan penguatannya.

Masih adanya ruang yang besar untuk penguatan rupiah diharapkan dapat terisi sembari memanfaatkan momentum pelemahan USD.

"Meski demikian, penguatan yang terjadi baru awal dan masih harus kembali diuji ketahanannya. Karena itu, tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat pergerakan rupiah kembali variatif," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Reza memperkirakan, rupiah pada hari ini akan bergerak dengan kisaran level support Rp13.548/USD dan resisten Rp13.460/USD.

Sementara, pergerakan rupiah mampu kembali menguat seiring aksi jual USD di pelaku pasar. Tampaknya pelaku pasar memanfaatkan kenaikan USD sebelumnya yang banyak didukung dengan rilis kenaikan data-data ekonominya untuk merealisasikan keuntungan.

Spekulasi yang beredar di pasar, di mana calon pengganti Yellen sebagai Gubernur The Fed dianggap kurang hawkish menjadi salah satu penekan USD. Indikasi pelemahan pun terlihat saat Menteri Keuangan (Menkeu) AS lebih memilih Jerome Powell dibandingkan Kevin Warsh sebagai Gubernur The Fed.

"Powell dianggap lebih dovish, sehingga berimbas pada pelemahan USD. Sementara dari dalam negeri masih minim sentimen, namun rupiah mampu memanfaatkan momentum tersebut untuk menguat," jelas Reza.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
7 menit yang lalu
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
11 menit yang lalu
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
1 jam yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
1 jam yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
2 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
3 jam yang lalu
Infografis
Houthi Yaman Siap Serang...
Houthi Yaman Siap Serang Israel jika Perang Gaza Berlanjut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved