Rupaih Makin Terjerumus, IHSG Sesi I Parkir di Zona Merah
Jum'at, 06 Oktober 2017 - 11:51 WIB
Rupaih Makin Terjerumus, IHSG Sesi I Parkir di Zona Merah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini semakin terjerumus ke zona merah di tengah melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I hari ini.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.498/USD atau jauh lebih buruk dari posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.460/USD. Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini berada di kisaran di level Rp13.453-Rp13.505/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah siang ini berada di posisi Rp13.500/USD. Rupiah terlihat memburuk dibandingkan penutupan sebelumnya Rp13.490/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.501/USD atau semakin terjerumus dari penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp13.464/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.469-Rp13.507/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan ke level Rp13.485/USD atau melemah tipis dibanding perdagangan kemarin di level Rp13.483/USD.
Sementara, IHSG siang ini tercatat berbalik melemah sebesar 2,25 poin setara 0,04% ke level 5.899,66 setelah pagi tadi dibuka naik 20,84 poin setara 0,35% ke level 5.922,75. Kemarin, IHSG menguat 49,57 poin setara 0,83% ke level 5.901,91.
Sektor saham dalam negeri siang ini tercatat variatif dengan sektor pertambangan menguat tertinggi sebesar 0,92% dan sektor yang melemah terdalam yaitu perdagangan yang turun 0,42%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,42 miliar dengan 3,71 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp1,23 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp1,85 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp626,87 miliar. Tercatat 141 saham naik, 144 saham turun dan 129 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Astra International Tbk (ASII). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), dan PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET).
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.498/USD atau jauh lebih buruk dari posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.460/USD. Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini berada di kisaran di level Rp13.453-Rp13.505/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah siang ini berada di posisi Rp13.500/USD. Rupiah terlihat memburuk dibandingkan penutupan sebelumnya Rp13.490/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.501/USD atau semakin terjerumus dari penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp13.464/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.469-Rp13.507/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan ke level Rp13.485/USD atau melemah tipis dibanding perdagangan kemarin di level Rp13.483/USD.
Sementara, IHSG siang ini tercatat berbalik melemah sebesar 2,25 poin setara 0,04% ke level 5.899,66 setelah pagi tadi dibuka naik 20,84 poin setara 0,35% ke level 5.922,75. Kemarin, IHSG menguat 49,57 poin setara 0,83% ke level 5.901,91.
Sektor saham dalam negeri siang ini tercatat variatif dengan sektor pertambangan menguat tertinggi sebesar 0,92% dan sektor yang melemah terdalam yaitu perdagangan yang turun 0,42%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,42 miliar dengan 3,71 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp1,23 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp1,85 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp626,87 miliar. Tercatat 141 saham naik, 144 saham turun dan 129 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Astra International Tbk (ASII). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), dan PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET).
(izz)
Lihat Juga :