Saham Perdana M Cash Ditawarkan ke Inggris hingga Amerika Serikat

Jum'at, 06 Oktober 2017 - 19:22 WIB
Saham Perdana M Cash...
Saham Perdana M Cash Ditawarkan ke Inggris hingga Amerika Serikat
A A A
JAKARTA - Saham perdana PT M Cash lntegrasi (MCI) selain di Jakarta, juga akan ditawarkan ke investor luar negeri. Negara yang disasar yakni Hong Kong, Inggris, Amerika Serikat, dan Singapura. Managing Director MCI Jahja Suryandy mengatakan, jumlah permintaan saham perdana yang masuk melebihi dari penawaran hingga 7,2 kali.

"Di antaranya ke Jakarta, Hong Kong, Singapura, kami roadshow. Permintaan ditutup 27 September lalu, apa bisa diserap? Permintaan yang masuk 7,2 kali dari yang ditawarkan. Itu semua institusi dari Hong Kong, Singapura, dan Jakarta, ada juga dari Inggris, Amerika Serikat, dan Australia," ujarnya di Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Menurut Jahja, bisnis perusahaan cukup unik, berbeda dari yang lainnya. M Cash disebutkannya merupakan kolaborasi dari empat sumber yakni telekomunikasi, modern ritel, jaringan yang modern, dan teknologi.

"Setiap bisnis punya pesaing, kami sampaikan kami unik, M Cash kolaborasi empat sektor jadi satu. Kombinasi ini membuat kekuatan awal yang tinggi," katanya.

Dia menambahkan, belum ada yang menyamai kios M Cash yang diantaranya bisa isi pulsa telepon, pulsa listrik hingga top up e-money. "Ada kompetitor yang persis sama? Enggak ada, banyak berbasis apps tapi yang kios enggak ada," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
7 Perusahaan Antre IPO,...
7 Perusahaan Antre IPO, Mayoritas Beraset Jumbo
5 Perusahaan Antre IPO...
5 Perusahaan Antre IPO Tahun Ini, Cek Daftarnya
Sebanyak 29 Perusahaan...
Sebanyak 29 Perusahaan Siap IPO, Mayoritas Kelas Menengah
Newport Marine Services...
Newport Marine Services IPO, Oversubscribed hingga 60,51 Kali
Cipta Perdana Lancar...
Cipta Perdana Lancar Siap IPO, Penjualan Optimistis Meningkat hingga 20%
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved