Pajak e-Commerce Masuk dalam Potensi Penerimaan RAPBN 2018

Minggu, 08 Oktober 2017 - 09:09 WIB
Pajak e-Commerce Masuk...
Pajak e-Commerce Masuk dalam Potensi Penerimaan RAPBN 2018
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suahasil Nazara mengungkapkan penghitungan dan potensi pajak e-commerce sudah dimasukkan dalam potensi penerimaan pajak pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018.

Dia mengatakan, secara garis besar yang dimasukkan dalam RAPBN 2018 menyangkut semua proyeksi makro ekonomi dengan aktivitas ekonomi yang meningkat di atas 5%.

"Iya dong (sudah dimasukkan). Ini (RAPBN) menyangkut seluruhnya perekonomian ketika kami bikin proyeksi makro. Kita bilang bahwa tahun ini 5,2% sekitar itu, Ibu Menteri umumkan segitu. Kan kita hitungnya dari seluruh aktivitas ekonomi yang meningkat hingga 5,2%," ujar Suahasil di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Untuk porsi potensi pajak e-commerce pada tahun depan, Suahasil belum ingin mengatakan secara rinci. Namun, dia meyakini bahwa pemerintah bakal melihat situasi ekonomi tahun depan yang diperkirakan akan semakin baik dari tahun ini. Terlebih, sektor e-commerce diperkirakan makin lama akan semakin berkembang.

"Kita sendiri melihat perekonomian tahun depan akan meningkat di angka 5,4%, itu semua termasuk dengan potensi ekonomi pada tahun depan dengan semua penjualannya, baik yang konvensional maupun model lain. E-commerce semakin lama semakin tinggi, nanti kita lihat. Secara makro pertumbuhan ekonomi tumbuh 5,4%, pajak tumbuh sekitar 9,3%," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap-siap Penggila Belanja...
Siap-siap Penggila Belanja Online, Pajak Digital Bisa Berlaku ke Seluruh E-Commerce
Ramaikan Pasar e-commerce,...
Ramaikan Pasar e-commerce, Market America Worldwide | SHOP.COM Resmi Masuk Indonesia
Waspada, Social Commerce...
Waspada, Social Commerce Bakal Digerus AI Commerce
Ipsos 2025 Membedah:...
Ipsos 2025 Membedah: Bagaimana UMKM dan Brand Lokal Berjuang di Arena E-Commerce?
3 Alasan Menkeu Purbaya...
3 Alasan Menkeu Purbaya Kejar Pengemplang Pajak Besar daripada Kerek Pajak E-Commerce
ABC Berdayakan Para...
ABC Berdayakan Para Ibu Melalui Social Commerce
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
1 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
2 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
2 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
2 jam yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
3 jam yang lalu
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
4 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved