Ternyata Peserta Tax Amnesty Baru Laporkan 60% Hartanya

Jum'at, 06 Oktober 2017 - 20:43 WIB
Ternyata Peserta Tax...
Ternyata Peserta Tax Amnesty Baru Laporkan 60% Hartanya
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan peserta pengampunan pajak (tax amnesty) ternyata belum melaporkan seluruh harta yang mereka miliki kepada otoritas pajak. Setidaknya, mereka baru melaporkan 60% harta mereka dan sisanya masih belum dicantumkan.

Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi mengungkapkan, mayoritas dari mereka lupa bahwa harta-harta yang diatasnamakan keluarga atau kerabatnya juga harus dilaporkan. Selama periode tax amnesty berlangsung, mereka hanya melaporkan harta atas nama dirinya sendiri.

"Yang lupa melaporkan, karena di data kami yang ikut tax amnesty itu hanya 60% yang dilaporkan. Faktanya ada, datanya ada. Kebanyakan yang lupa itu waktu ikut tax amnesty, harta atas nama istri belum masuk. Itu banyak. Jadi yang ikut TA kemarin, baru 60%," katanya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Ken mengaku memberikan kesempatan kepada para peserta tax amnesty yang belum 100% melaporkan harta untuk langsung memperbaikinya. Karena jika tidak, pihaknya akan melakukan pemeriksaan.

"Yang ikut tax amnesty masih kami beri kesempatan untuk membetulkan. Namanya lupa melaporkan harta itu biasa. Jadi masukkan saja, dari pada dilakukan pemeriksaan seperi PP 36," imbuh dia.

Untuk saat ini, tambah Ken, pemeriksaan masih akan difokuskan kepada mereka yang tidak mengikuti program pengampunan pajak. "Fokus kami tiga bulan ini memeriksa yang ikut TA. Jadi tidak perlu takut. Dan tidak serta merta uang tadi dipajaki. Jadi saldo itu dilihat saja," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Berita Terkini
Salip Nvidia, Apple...
Salip Nvidia, Apple Kembali Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia
11 menit yang lalu
Gus Ipul Sebut Bansos...
Gus Ipul Sebut Bansos Akan Disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih
54 menit yang lalu
Elon Musk Sebut AS 1.000%...
Elon Musk Sebut AS 1.000% Bakal Bangkrut: Utang Amerika Tembus Rp713.684 Triliun
1 jam yang lalu
Aktivitas Trading Token...
Aktivitas Trading Token Berbasis Saham AS Tumbuh di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Praktis dan Cepat! BRI...
Praktis dan Cepat! BRI Multiguna Pre-Approved Hadirkan Solusi Finansial Spesial untuk Nasabah Terpilih
2 jam yang lalu
Diwarnai Kejatuhan 380...
Diwarnai Kejatuhan 380 Saham, Tren Pelemahan IHSG Berlanjut ke 6.130
2 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved