Mendag Minta e-Commerce Tak Digetok Pajak Tinggi

Rabu, 11 Oktober 2017 - 16:46 WIB
Mendag Minta e-Commerce...
Mendag Minta e-Commerce Tak Digetok Pajak Tinggi
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk tidak membebankan pajak terlalu tinggi kepada bisnis online (e-commerce). Pasalnya, hal tersebut akan menghambat iklim investasi di Tanah Air.

Dia mengatakan, bisnis online merupakan suatu keniscayaan yang tidak bisa dihentikan. Namun, dia juga tak memungkiri bahwa kehadiran bisnis online dapat menggerus pusat pertokoan yang berbasis offline.

"Mereka yang offline yang ada di pusat pertokoan atau tenant mix tetap harus mendapatkan perhatian," katanya di Indonesia Convention Exhibition, Tangerang, Banten, Rabu (11/10/2017).

Politisi Partai Nasdem ini juga tak mengelak bahwa saat ini terjadi persaingan yang tidak sehat antara bisnis online dan offline. Sebab, bisnis online masih belum terjangkau pajak. Selain itu, mereka juga tidak menyewa tempat layaknya toko-toko offline.

Oleh sebab itu, saat ini pemerintah tengah menggodok aturan pajak untuk bisnis online atau e-commerce. Namun, yang harus digarisbawahi adalah mengenai keseimbangan antara keduanya.

"Pemerintah sedanng menggodok, tapi tentu tidak bisa kenakan pajak berlebihan sehingga menghambat investasi. Keseimbangan ini yang sedang dirumuskan. Kita pasti akan libatkan dunia usaha, karena kita percaya dunia usaha lebih tahu apa yang dialaminya," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelaku Usaha Perlu Gabung...
Pelaku Usaha Perlu Gabung E-commerce Agar Tidak Tertinggal
Kemendag Terima 3.692...
Kemendag Terima 3.692 Aduan Konsumen, 86,1% Sektor E-Commerce
Sektor E-Commerce Jadi...
Sektor E-Commerce Jadi 'Primadona' Pengaduan Konsumen
Bantu UMKM, Mendag Minta...
Bantu UMKM, Mendag Minta E-Commerce Turun Gunung
5 Perbedaan E-Commerce...
5 Perbedaan E-Commerce dan Social Commerce dalam Bisnis, Sering Dianggap Sama
Perkuat Hubungan China-Indonesia...
Perkuat Hubungan China-Indonesia lewat Pameran E-Commerce
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
47 menit yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
11 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
11 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved