Kirim Pakan Sapi, JAPFA Bantu Selamatkan Aset Peternak di Gunung Agung

Rabu, 11 Oktober 2017 - 11:07 WIB
Kirim Pakan Sapi, JAPFA...
Kirim Pakan Sapi, JAPFA Bantu Selamatkan Aset Peternak di Gunung Agung
A A A
BALI - Dampak peningkatan status kebencanaan Gunung Agung tidak hanya berdampak kepada pengungsian manusia tetapi juga pengungsian hewan. Menurut catatan Dinas Peternakan dan kesehatan hewan, terdapat sekitar 20.000 ekor sapi yang berada di daerah rawan. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 5.600 ekor sapi yang berada di pos penampungan.

“Pemindahan ternak diperlukan agar pemiliknya tidak masuk ke zona rawan dengan alasan mencari rumput atau melihat ternaknya,”ujar I Ketut Nata Kusuma, Koordinator Satgas Peternakan dan kesehatan hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bali. “Saat ini telah disiapkan sekitar 41 pos penampungan peternak. Pos penampungan berada di Kota Denpasar dan sisanya tersebar di enam kabupaten lain di bali,” lanjutnya.

Lebih lanjut Nata kusuma juga menjelaskan keengganan peternak untuk memindahkan ternak mereka ke penampungan karena kawatir ternak mereka mengalami cidera saat pemindahan dan sulit mencari pakan.

Menyikapi hal tersebut, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) mengirimkan bantuan pakan ternak sebanyak 74 Ton Pakan Sapi ke Posko Logistik Tanah Ampo. Pengiriman pakan sapi tersebut dilakukan JAPFA secara bertahap untuk menjaga pasokan ketersediaan pakan sapi.

“JAPFA memberikan bantuan dalam bentuk 24 ton pakan konsentrat dan sekitar 50 ton pakan hijauan untuk sapi,”ujar R. Artsanti Alif, Head of Corporate Communication & Social Investment Department PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA). “Bantuan akan diberikan bertahap agar di setiap pos penampungan akan terdapat supply yang stabil,” imbuhya.

Selain memberikan bantuan pakan untuk para peternak sapi, JAPFA juga telah melakukan evakuasi ayam milik peternak di sekitar Kabupaten Karangasem.

“JAPFA juga telah melakukan evakuasi ayam-ayam milik peternak mitra segera setelah peningkatan status kebencanaan Gunung Agung,”ujar Rachmat Indrajaya, Corporate Affairs Director JAPFA. “Ayam yang berada di kandang peternak yang sudah memiliki berat memadai. Sedangkan yang masih terlalu muda kami pindahkan ke kandang-kandang lain milik perusahaan ataupun mitra,” lanjutnya.

Rachmat juga menjelaskan bahwa usaha penyelematan ayam peternak merupakan upaya JAPFA untuk tetap memperhatikan pendapatan peternak selama di masa pengungsian. Sehingga meskipun mereka berada di pengungsian, peternak tetap akan mendapatkan penghasilan.

“Peternak Mitra merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan usaha JAPFA, sehingga permasalahan yang dihadapi peternak juga penting untuk diperhatikan perusahaan,” jelas Rachmat. “Hal ini sesuai dengan prinsip JAPFA, Berkembang Menuju Kesejahteraan Bersama. JAPFA hadir tidak hanya untuk mencari keuntungan semata, tetapi juga memberikan manfaat dan nilai tambah bagi seluruh mitra,” tutupnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukung Perekonomian,...
Dukung Perekonomian, JAPFA Konsisten Lakukan Ekspor Sektor Peternakan
Pemprov Sulbar Ajak...
Pemprov Sulbar Ajak PT Japfa Ikut Kelola Potensi Sulbar
Jadi Tonggak Sejarah,...
Jadi Tonggak Sejarah, Indonesia Ekspor 23 Ribu Ayam Hidup ke Singapura
Diadang Pandemi, Japfa...
Diadang Pandemi, Japfa Perkuat Bisnis Hilir dan Pasar Domestik
Upaya Perusahaan Memperkuat...
Upaya Perusahaan Memperkuat Segmen Usaha Hilir
Kinerja Cepat Pulih...
Kinerja Cepat Pulih di Tengah Pandemi, Ini Strategi Japfa
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
8 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
15 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
41 menit yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
Terus Serang Warga Sipil...
Terus Serang Warga Sipil di Gaza, 8 Negara ini Setia Bantu Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved