Kapuas Prima Coal Gencar Eksplorasi Batu Bara Usai IPO

Senin, 16 Oktober 2017 - 11:47 WIB
Kapuas Prima Coal Gencar...
Kapuas Prima Coal Gencar Eksplorasi Batu Bara Usai IPO
A A A
JAKARTA - PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) akan semakin gencar dalam melakukan eksplorasi batu bara setelah mendapatkan dana segar dari pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

(Baca: Saham Perdana ZINC Dibuka Lompat 98 Poin )

Direktur Utama PT Kapuas Prima Coal, Hartanto Widjadja mengatakan, dana dari IPO tersebut sebanyak 80% digunakan untuk belanja modal (capital expenditure/capex) dan sisanya sebagai modal kerja.

Hartanto menjelaskan, dana belanja modal dialokasikan ke peningkatan kegiatan eksplorasi yang saat ini baru tergarap 390 hektare (ha) dari 5.569 ha lahan atau baru sekitar 8%.

"Kami di pertambangan, kita belanja modal itu tentunya melakukan eksplorasi setiap tahun itu. Kami melakukan eksplorasi lahan kami baru 390 ha yang dipakai. Sementara kami izin, kami clean and clear itu 5.569 ha lahan, masih banyak, sekarang baru sekitar 8% ya," ujarnya di Jakarta, Senin (16/10/2017).

Adapun lokasi eksplorasinya cuma ada di Pulau Kalimantan yakni Kalimantan Tengah, tepatnya di Kabupaten Lamandau. "Di Kalimantan Tengah hanya di Kalimantan Tengah Kabupaten Lamandau. Produksi kami tahun ini, konsentrat sekitar 60 ribuan ton," kata dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPC Jaga Keberlanjutan...
KPC Jaga Keberlanjutan Hunian Orang Utan lewat Proses Reklamasi
Pelestarian Keanekaragaman...
Pelestarian Keanekaragaman Hayati di Kawasan Konservasi Mangrove Tanjung Bara
Dukung Pendanaan Pembangunan,...
Dukung Pendanaan Pembangunan, Segini Setoran Pajak dan Royalti BUMI
KPC Dukung Pelestarian...
KPC Dukung Pelestarian Batik Wakaroros Asli Kutai Timur
Mengenal PT Arita Prima...
Mengenal PT Arita Prima Indonesia Tbk, Mitra Andal untuk Proyek Industri Anda!
Batu Bara Masih Akan...
Batu Bara Masih Akan Terus Dibutuhkan 30 Tahun Lagi
Berita Terkini
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
14 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved