500 Perusahaan Jadi Korban Skandal Baja Kobe

Senin, 16 Oktober 2017 - 18:20 WIB
500 Perusahaan Jadi...
500 Perusahaan Jadi Korban Skandal Baja Kobe
A A A
TOKYO - Sebanyak 500 perusahaan diyakini terkena imbas dari skandal baja yang dilakukan oleh Kobe Steel Ltd, atau meningkat dari jumlah sebelumnya 200 perusahaan. Perusahaan asal Jepang tersebut diketahui telah memalsukan data produk, sehingga menjual baja yang tak lolos uji kualitas.

Seperti dilansir BBC, Senin (16/10/2017) sebanyak sembilan produk dari Kobe diyakini tidak layak untuk dijual. Pada awal pekan ini, Kobe mengaku telah memalsukan data kualitas pada beberapa produknya dalam satu dekade belakangan.

Diduga sekitar 500 perusahaan kliennya mulai dari perusahaan penerbangan, elektronik dan otomotif menjadi korban. Tercatat lebih dari 30 pelanggan non-Jepang, termasuk Daimler dan Airbus terkena imbas dari data fabrikasi perusahaan asal Jepang tersebut seperti disampaikan surat kabar Nikkei Jepang.

Sementara Airbus mengatakan, mereka tidak membeli produk langsung dari Kobe Steel, tetapi pihak perusahaan menyatakan bahkal melakukan penyelidikan terkait rantai pasokan. "Sejauh ini kami belum mengidentifikasi penyalur yang mendapatkan bahan-bahan dari Kobe Steel untuk bagian-bagian yang dipasang di pesawat kami," kata seorang juru bicara Airbus.

Penyelidikan internal di Kobe Steel, ditemukan terdapat 70 kasus data gangguan di unit penelitian Kobelco. Produsen seperti General Motors, Boeing dan Toyota telah menyelidiki apakah mereka telah menggunakan salah satu materi sub-standar dari pembuat baja terbesar ketiga di Jepang itu.

Boeing seperti dilaporkan Reuters, telah menggunakan produk Kobe Steel sehingga termasuk korban dari produk dengan sertifikasi palsu oleh perusahaan asal Jepang itu. Meski begitu produsen pesawat terbesar di dunia tersebut menerangkan hal ini tidak berpengaruh kepada masalah keamanan.

Menurutnya yang dipengaruhi adalah biaya-biaya kompensasi untuk perusahaan Jepang tersebut. Sedangkan Central Japan Railway juga mengaku menggunakan beberapa bagian dari produk Kobe Steel, namun tidak ada masalah dengan faktor keselamatan.

Hitachi juga mengutarakan kereta ybaru di Inggris juga memakai produk dari Kobe Steel, tetapi semuanya telah melalui tes yang ketat. Mazda dan Honda juga merupakan pelanggan dari Kobe dan menggunakan Kobe aluminium pada beberapa produk mobil mereka.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ingin Ekonomi Pulih,...
Ingin Ekonomi Pulih, Pengusaha Minta Stabilitas Keamanan dan Ketertiban di Ibu Kota
Baja Nasional, Mutu...
Baja Nasional, Mutu Global: Krakatau Steel Bidik Kepercayaan Pasar
Raker Penyelamatan Industri...
Raker Penyelamatan Industri Baja Nasional Ditunda
Produsen Pipa Baja Seamless...
Produsen Pipa Baja Seamless Lokal Sebut Perhitungan TKDN Belum Berpihak
Produksi Baja Nasional...
Produksi Baja Nasional Kejar 27 Juta Ton, Kemenperin Berharap ke ISSEI 2025
RI dan Kanada Perkuat...
RI dan Kanada Perkuat Kerja Sama Ekonomi dengan Ekspor Baja
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
1 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
2 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
2 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
3 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
3 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
4 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved