Wall Street Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

Selasa, 17 Oktober 2017 - 07:54 WIB
Wall Street Cetak Rekor...
Wall Street Cetak Rekor Penutupan Tertinggi
A A A
NEW YORK - Ketiga indeks bursa saham utama Amerika Serikat (AS) naik ke rekor penutupan tertinggi pada perdagangan kemarin. Indeks Dow Jones Industrial Average kurang dari 50 poin di bawah 23.000, menjelang daftar panjang pendapatan pekan ini dan karena saham keuangan pulih dari pekan lalu yang mengalami kerugian.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (17/10/2017), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 85,24 poin atau 0,37% ditutup pada level 22.956,96, Indeks S & P 500 naik 4,47 poin atau 0,18% menjadi 2.557,64 dan Nasdaq Composite bertambah 18,20 poin atau 0,28% ke level 6.624.01.

Saham JPMorgan Chase (JPM.N) dan Bank of America (BAC.N) memimpin kenaikan saham bank, mengikuti kenaikan hasil Treasury AS yang menguntungkan bank. Saham JPMorgan naik 2,1% dan saham Bank of America naik 1,6%.

Indeks keuangan S & P 500 naik 0,6% setelah tiga hari mengalami kerugian. Saham bank tergelincir pekan lalu setelah mereka melaporkan hasilnya. Saham Netflix (NFLX.O) naik 1,6% selama sesi tersebut dan naik lagi 2% setelah penutupan perdagangan mengikuti rilis hasilnya. Saham Apple (AAPL.O) naik 1,8% menyusul kenaikan pialang bullish pada pembuat iPhone.

Periode pelaporan memanas pekan ini, dan dengan S & P 500 yang sudah naik 14% sepanjang tahun ini, investor berharap hasil dan panduan akan membenarkan valuasi saham yang relatif tinggi.

"Perusahaan besar akan mulai melaporkan laba, dan saya pikir itu akan mendorong arah pasar selama dua atau tiga pekan ke depan. Ada banyak optimisme yang dibangun, dan mudah-mudahan ini akan tercermin dalam pendapatan," kata Peter Tuz, presiden Chase Investment Counsel di Charlottesville, Virginia.

"Anda melihat angka yang layak dari bank tapi quirks di sana-sini. Tapi bagi perusahaan teknologi yang lebih besar, orang memiliki harapan tinggi," imbuhnya.

Investor akan terus mengawasi Senat, yang pekan ini mencoba untuk melewati cetak biru anggaran partisan yang akan membantu memandu pengeluaran federal. Partai Republik ingin menggunakan "resolusi anggaran" untuk membuka jalan bagi partai tersebut akhir tahun ini atau tahun depan untuk melewati sebuah undang-undang pemotongan pajak tanpa dukungan dari Partai Demokrat.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Partai Republik dan Demokrat di Kongres sedang mengerjakan perbaikan jangka pendek untuk pasar asuransi kesehatan setelah pekan lalu menghapus subsidi kepada perusahaan asuransi.

Sektor kesehatan pada Indeks S & P termasuk di antara kelambatan terbesar, dengan indeks turun 0,4%.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
47 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved