IHSG Ditutup Melemah Tipis meski Mayoritas Bursa Asia Naik

Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:35 WIB
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah Tipis meski Mayoritas Bursa Asia Naik
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup melemah tipis atau sebesar 2,37 poin setara 0,04% ke level 5.947,33. Kondisi IHSG sore ini di tengah mayoritas menguatnya bursa saham Asia.

IHSG siang tadi berbalik melemah dengan berkurang 17,63 poin atau setara dengan 0,30% ke level 5.932,07 ketika tadi pagi dibuka menguat 8,56 poin setara 0,14% ke level 5.958,26. IHSG kemarin berakhir naik 25,58 poin setara 0,43% ke leverl 5.949,70.

Sektor saham dalam negeri sore ini mayoritas melemah dengan sektor aneka industri melemah terdalam sebesar 1,24% dan sektor yang menguat tertinggi yaitu pertambangan yang naik 0,95%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,89 triliun dengan 7,90 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp916,78 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp3,77 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,85 triliun. Tercatat sebesar 166 saham menguat, 188 saham melemah dan 140 saham stagnan.

Saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp250 menjadi Rp6.500, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp200 menjadi Rp6.600, dan PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI) naik Rp88 menjadi Rp442.

Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) melemah Rp125 menjadi Rp8.250, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) turun Rp100 menjadi Rp7.600, dan PT Indospring Tbk (INDS) melemah Rp70 menjadi Rp1.240.

Seperti dilansir CNBC, bursa saham Jepang ditutup menguat untuk sesi ke-11 berturut-turut sementara indeks saham Asia lainnya sedikit berubah pada hari ini. Harga minyak, sementara itu, memegang sebagian besar kenaikan di belakang ketegangan geopolitik.

Indeks Nikkei 225 naik lagi dengan ditutup naik 0,38% atau 80,56 poin ke level 21.336,12. Sebagian besar saham produsen automotif dan manufaktur naik dan saham teknologi mixed. DI mana, saham SoftBank Group ditutup turun 1% dan saham Line turun 2,25%.

Sementara di Korea Selatan, Indeks Kospi menguat 0,17% menjadi ditutup pada level 2.484,37 karena produsen baja mengurangi beberapa kenaikan yang dicapai pada sesi terakhir. Sektor teknologi mixed dengan saham Samsung Electronics ditutup naik 1,63%, namun saham SK Hynix membalikkan kenaikan awal untuk menutup turun 0,83%.

Di Australia, Indeks S&P/ASX 200 naik 0,73% menjadi berakhir pada level 5.889,6, dengan sektor material naik semalam dan naik 1,02% pada penutupan hari ini.

Di pasar saham utama China, pasar ditutup sedikit mixed menjelang pertemuan yang sangat dinantikan Partai Komunis mulai 18 Oktober. Shanghai Composite ditutup turun 0,15% ke level 3.373,43 dan Shenzhen Composite tertahan di level 0,105 untuk menyelesaikan sesi ini pada level 2.008,06.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Masih Betah Konsolidasi...
Masih Betah Konsolidasi Wajar, Gerak IHSG Diprediksi Terbatas
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
1 jam yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
2 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
3 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
3 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
4 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
5 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved