Menteri Susi Gagalkan Penyelundupan Ikan Rp509,69 Miliar

Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:14 WIB
Menteri Susi Gagalkan...
Menteri Susi Gagalkan Penyelundupan Ikan Rp509,69 Miliar
A A A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sepanjang tahun ini telah berhasil menggagalkan penyelundupan ikan senilai Rp509,69 miliar. Meski begitu Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengeluhkan masih maraknya penyelundupan bibit lobster ke luar negeri.

"Tercatat pula kita berhasil menggalkan penyelundupan ikan setara dengan penyelamatan Rp509,69 miliar sepanjang 2016 sampai Juli 2017,” kata Menteri Susi saat paparan 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK di Gedung Bina Graha, Rabu (18/10/2017).

(Baca Juga: Susi Keluhkan Penyelundupan Bibit Lobster ke Luar Negeri )

Lebih lanjut Susi menyebutkan, KKP telah menggalkan penyelundupan terhadap 3.730.779 ekor dan 33.708 kg spesies. Di antaranya jenis sumber daya yang diamankan yaitu sebagian lobster, kepiting, dan rajungan bertelur. “Selain itu, kamu juga telah melepas liarkan 3.732.232 ekor lobster, kepiting, dan rajungan bertelur," sambungnya.

Ia juga menambahkan, bila berhasil menjaga konservasi spesies hiu koboi dan hiu martil. Dengan penyelamatan terhadap sebanyak 158 spesies serta perlindungan penyu. "Dari upaya itu, sebanyak 22.016 species diselamatkan. Upaya keempat adalah penggunaan alat penangkap ikan yang ramah lingkungan. Makanya, pemerintah telah mengganti 237 unit alat tangkap yang dilarang,” terang dia.

Bahkan, menurutnya KKP juga melakukan penebaran 35,71 juta ekor benih ikan lokal. Langkah lain yang demi menjaga keberlanjutan sumber daya ikan dan lingkungan adalah melakukan pengukuran ulang kapal yang tidak sesuai. “Sebanyak 1.707 unit kapal hasil ukur ulang dan Rp357,88 miliar PNBP dari SDA,” tuturnya.

Terakhir Susi menyebut, KKP juga menerapkan pengendalian daya dukung ekosistem di danau dan waduk, perehabilitasian wilayah pesisir hingga perlindungan daerah pemijahan dan daerah bertelur sumber daya Tuna di WPP 714. “Dan menambah kawasan konservasi nasional, dari 16,4 juta hektar pada 2014 menjadi 18,36 juta hektar pada 2017,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
19 menit yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
31 menit yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
44 menit yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
1 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
1 jam yang lalu
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
1 jam yang lalu
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved