Pembangunan Smelter Berdampak Positif bagi Daerah

Kamis, 19 Oktober 2017 - 05:09 WIB
Pembangunan Smelter...
Pembangunan Smelter Berdampak Positif bagi Daerah
A A A
JAKARTA - Pembangunan smelter khususnya di pelosok daerah di kawasan Indonesia timur patut mendapat dukungan. Karena hal ini akan memberikan multiplier effect atau dampak positif yang besar bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah.

"Bagi pemerintah daerah, kehadiran pabrik smelter ini akan meningkatkan PDRB secara signifikan," kata Pengamat Pertambangan Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmi Radhi di Jakarta, Rabu (18/10/2017).

Salah satu smelter yang telah selesai di bangun di kawasan Indonesia timur adalah fasilitas pengolahan dan pemurnian bijih nikel di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Smelter ini dibangun oleh Harita Grup melalui anak usahanya PT Megah Surya Pertiwi.

Menurut Fahmi, pembangunan smelter berupa fasilitas pengolahan dan pemurnian nikel di Pulau Obi tidak hanya menguntungkan bagi industri tambang di dalam negeri, tetapi memberikan nilai tambah serta multiplier effect berupa tumbuhnya lapangan pekerjaan baru, serta munculnya industri-industri terkait.

Megah Surya Pertiwi sendiri telah menyelesaikan pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) bijih nikel di Pulau Obi. Smelter ini ditargetkan mampu menghasilkan hingga 200 ribu ton ferronickel per tahun dengan kadar pemurnian 10%-12%.

Nantinya, smelter juga menerima suplai bijih nikel dari perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan nikel lainnya di Halmahera Selatan. Investasi smelter mencapai USD350 juta. Fasilitas ini mengadopsi teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) yang terdiri dari tiga line untuk mengoptimalkan produksi. Kebutuhan tenaga listrik smelter MSP dipasok dari PLTU berkapasitas 3x38 megawatt (MW).

Fahmi menyebutkan sesuai UU Minerba, perusahaan tambang diwajibkan untuk membangun smelter atau pabrik pengolahan dengan tujuan bukan hasil tambang mentah yang dipasok ke pasar, tetapi sudah produk jadi untuk memberikan nilai tambah bagi daerah dan negara.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bisnis Jasa Pertambangan...
Bisnis Jasa Pertambangan Butuh Penguatan Jaminan Berusaha
2.000 Lebih Delegasi...
2.000 Lebih Delegasi Sambut Industri Pertambangan yang Tangguh dan Berkelanjutan
Liebherr Indonesia Dukung...
Liebherr Indonesia Dukung Operasional Tambang Lebih Efisien dan Berkelanjutan
Faisal Basri Ungkap...
Faisal Basri Ungkap Bisnis Tambang Rugikan Negara hingga Rp200 Triliun
IATA Makin Cemerlang,...
IATA Makin Cemerlang, Pertambangan Salah Satu Bisnis Inti MNC Group
Petrosea Raih Kontrak...
Petrosea Raih Kontrak Mining Services Agreement Senilai Rp2,7 Triliun
Berita Terkini
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
19 menit yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
1 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
2 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
3 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
14 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
14 jam yang lalu
Infografis
Daerah Asal dan Tujuan...
Daerah Asal dan Tujuan Arus Mudik Lebaran Idul Fitri 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved