Faisal Basri Ungkap Bisnis Tambang Rugikan Negara hingga Rp200 Triliun

Selasa, 12 Oktober 2021 - 17:33 WIB
loading...
Faisal Basri Ungkap...
Ekonom Senior Faisal Basri mengungkapkan bisnis tambang rugikan negara hingga Rp200 triliun. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ekonom senior Faisal Basri mengungkapkan bahwa negara rugi ratusan triliun dari bisnis pertambangan dalam lima tahun terakhir. Kerugian negara tersebut ditimbulkan dari pajak ekspor dan pajak penghasilan badan.

Baca Juga: Diterjang Banjir Bandang, Krisis Energi di China Makin Parah

Faisal mengatakan, pemerintah telah menerapkan larangan ekspor bijih nikel pada tahun 2020. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tidak ada ekspor untuk komoditas dengan kode HS 2604 di tahun 2020.

Namun berdasarkan data General Customs Administration of China mencatat bahwa masih ada 3,4 juta ton impor komoditas HS 2604 dari Indonesia. Nilai impor tersebut mencapai USD193,6 juta atau sekitar Rp2,8 triliun dengan rata-rata nilai tukar JISDOR 2020 senilai Rp14.577 per dolar AS.

"Gampang sebetulnya melacaknya. Hitung saja produksi smelter berapa, kemudian kebutuhan normal berapa, lebih banyak ngga dia beli untuk proses produksi atau jangan-jangan ada sebagian yang dijual ke luar," ujarnya dalam webinar yang bertajuk Waspada Kerugian Negara dalam Investasi Pertambangan, Selasa (12/10/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chakra Jawara Perkuat...
Chakra Jawara Perkuat Komitmen sebagai Mitra Strategis Industri Pertambangan Nasional
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Polri Beberkan 4 Modus...
Polri Beberkan 4 Modus Penyimpangan dalam Korupsi Pembiayaan Batu Bara, Kerugian Negara Capai Rp38,9 Miliar
Tingkatkan Kompetensi...
Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, USN Kolaka Kolaborasi dengan Ceria-Micromine
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved