Bursa Asia Variatif, IHSG Ditutup Semakin Melempem

Kamis, 19 Oktober 2017 - 16:41 WIB
Bursa Asia Variatif,...
Bursa Asia Variatif, IHSG Ditutup Semakin Melempem
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup melempem atau berkurang sebesar 18,67 poin setara 0,31% ke level 5.910,53. Kondisi IHSG sore ini di tengah bursa saham Asia yang berakhir mixed.

IHSG siang tadi berbalik ke zona hijau setelah tadi pagi melemah. IHSG sesi I menguat 4,37 poin setara 0,07% ke level 5.933,57 setelah tadi pagi dibuka melemah 2,61 poin setara 0,04% ke level 5.926,59. IHSG kemarin berakhir turun 18,13 poin setara 0,30% ke level 5.929,20.

Sektor saham dalam negeri sore ini mayoritas di area negatif dengan sektor pertambangan menguat tertinggi sebesar 1,25% dan sektor yang melemah terdalam yaitu infrastruktur yang turun 1,44%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp11,44 triliun dengan 12,51 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp795,766 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp4,97 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp4,17 triliun. Tercatat sebesar 169 saham menguat, 182 saham melemah dan 127 saham stagnan.

Beberapa saham yang tercatata menguat di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp1.300 menjadi Rp7.800, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp300 menjadi Rp6.800, dan PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) melemah Rp300 menjadi Rp4.500.

Sementara, beberapa saham yang mengalami pelemahan di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melemah Rp1.075, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp125 menjadi Rp7.925, dan PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) turun Rp110 menjadi Rp3.220.

Seperti dilansir CNBC, bursa saham utama di Asia ditutup mixed atau variatif karena investor mencerna rentetan rilis data ekonomi dari China. Di Jepang, Indeks Nikkei 225 naik 0,4% atau 85,47 poin ditutup pada level 21.448,52 dan telah menguat selama 13 berturut-turut.

Di Korea Selatan, Indeks Kospi turun 0,4% menjadi ditutup pada level 2.473,06. Saham produsen mobil naik, namun kenaikan tersebut diimbangi oleh turunnya saham teknologi blue-chip seperti Samsung Electronics yang turun 3,25%, saham SK Hynix turun 2,35%, dan saham Hyundai Motor naik 0,66%.

Di Australi, Indeks S&P/ASX 200 ditutup naik 0,1% ke level 5.896.129 karena kerugian pada saham tambang utama diimbangi kenaikan saham perbankan dan teknologi informasi. Sektor keuangan naik 0,49%.

Pasar saham China mengakhiri sesi lebih rendah karena investor mencerna pelepasan data ekonomi di awal sesi. Indeks Hang Seng, Hong Kong turun tajam di akhir sesi untuk ditutup melemah 1,92% atau 552,67 poin ke level 28.159,09. Saham ZTE ditutup turun 11,36% setelah melaporkan hasil awal, sektor properti dan kasino juga mencatat kerugian pada hari itu.

Di bursa utama, Shanghai Composite turun 0,35% untuk menutup pada level 3.370,09 dan Shenzhen Composite turun 0,82% ke level 1.983.7179.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Masih Betah Konsolidasi...
Masih Betah Konsolidasi Wajar, Gerak IHSG Diprediksi Terbatas
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
1 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
2 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
2 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
2 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
3 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved