IHSG Hari Ini Dibuka Bangkit saat Busra Saham Asia Mixed

Jum'at, 20 Oktober 2017 - 09:13 WIB
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Bangkit saat Busra Saham Asia Mixed
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini bangkit setelah beberapa hari sebelumnya melemah. IHSG menguat 12,89 poin setara 0,22% ke level 5.923,42 saat bursa asia mixed.

Sementara, pada perdagangan kemarin IHSG ditutup melempem atau berkurang sebesar 18,67 poin setara 0,31% ke level 5.910,53.

Sektor saham dalam negeri hari ini semuanya berada di jalur positif dengan sektor aneka industri menjadi penguat tertinggi sebesar 0,77% disusul sektor infrastruktur yang naik 0,56%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp16 miliar dengan 6 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp6,28 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp6,94 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp13,23 miliar. Tercatat 22 saham naik, 6 saham turun dan 17 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp300 menjadi Rp9.900, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp175 menjadi Rp2.500, dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp150 menjadi Rp11.150.

Sementara, beberapa saham yang melemahy di antaranya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) melemah Rp75 menjadi Rp8.850, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun Rp50 menjadi Rp7.300, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp40 menjadi Rp3.330.

Disisi lain, seperti dilansir dari Reuters, bursa saham Asia hari ini mixed atau variatif setelah Wall Street goyang dan saham Eropa tergelincir dalam semalam.

Di Jepang, Indeks Nikkei 225 turun 0,32% pada awal perdagangan setelah indeks benchmark membukukan penutupan positif ke-13 kemarin. Politik juga menjadi sorotan karena negara tersebut bersiap untuk mengikuti pemilihan pada 22 Oktober.

Di Korea Selatan, Indeks Kospi naik tipis 0,31%, sebagian besar saham teknologi blue-chip mengurangi kerugian yang terjadi kemarin dengan saham Samsung Electronics naik 0,53% dan saham SK Hynix naik 2,03%. Kenaikan tersebut mengimbangi kerugian moderat yang terlihat pada saham manufaktur.

Di Australia, bursa saham S&P/ASX 200 mendatar dengan sektor utilitas naik 1,66% untuk memimpin kenaikan pada indeks yang lebih luas, namun saham energi melemah dengan saham Santos turun 2,45%, dan Oil Search melemah 0,98%. Di sisi lain, pasar saham India tetap ditutup untuk libur publik.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Masih Betah Konsolidasi...
Masih Betah Konsolidasi Wajar, Gerak IHSG Diprediksi Terbatas
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
1 jam yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
2 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
3 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
3 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
4 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
5 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved